Pentingnya Pendidikan Islam Bagi Anak Usia Dini
Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari generasi kegenerasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi dibawah bimbingan orang lain, tapi juga memungkinkan secara otodidan.
Sedangkan pendidikan islam ialah bimbingan yang dilakukan oleh orang dewasa kepada anak didik dalam masa pertumbuhan agar ia memiliki kepribadian muslim. Pendidikan islam pada intinya dalah sebuah wahana pembentukan karakter manusia yang bermoralitas tinggi. Didalam ajaran islam moral/akhlak tidak dapat dipisahkan dari keimanan.
Keimanan merupakan pengakuan hati dalam berkeyakinan pada Allah SWT. Akhlak adalah pantulan iman yang berupa perilaku, ucapan, dan sikap atau dengan kata lain akhlak adalah amal shaleh. Iman adalah maknawi (abstrak) sedangkan akhlak adalah bukti keimanan dalam bentuk perbuatan yang dilakuakan dengan kesadaran dan karena Allah semata.
Usia dini merupakan masa emas (Golden Age) bagi anak-anak, karena pada usia ini anak-anak pertumbuhan dan perkembangan fisik dan mental yang luar biasa. Pada masa ini juga merupakan pembentukan watak, kepribadian dan karakter.
Usia dini juga menjadi masa terpenting bagi anak, karena merupakan masa pembentukan kepribadian yang utama.Dalam pandangan islam anak merupakan amanat besar bagi orang tuanya yang harus dijaga dan dididik agar mereka tidak salah jalan.
Karena itu penting diberikan pendidikan agama kepada anak oleh orang tua sejak dini. Pentingnya penanaman nilai-nilai agama sejak usia dini agar tercipta manusia yang berakhlak mulia.
Pendidikan Islam sejak dini mulai harus dikembangkan dan diajarkan kepada anak-anak ketika ia masih dalam kandungan ibunya hingga ia tidak didunia lagi, orang- orang pertama yang berkewajiban mendidik mengajarkan agama islam kepada ana-anak adalah orang tuanya. Hal ini bertujuan agar anak-anak terbiasa sejak dini dan mulai mengenal agamanya sendiri yakni agama islam, dan kelak pendidikan tersebut bisa menjadi bekal dikehidupan masa depannya.
Bekal tersebut berupa akhlak yang mulia serta keimanan yang kuat pada Allah SWT. Jadi kelak anak akan mengerti mana hal yang baik dan hal yang buruk, sehingga anak dapat menjalani kehidupan sesuai ajaran agama dan dapat menerapkan akhlakul karimah. Yang dapat membawanya kekehidupan yang semestinya.
Cara yang mampu dilakukan oleh orang tua dan orang-orang disekitarnya untuk mendidik dan mengajarkan anak-anak tersebut tentang agama islam adalah dengan mengajarkan dasar-dasar ajaran agama islam, seperti mengenal Tuhan mereka yaitu Allah SWT, mengenalkan keenam rukun iman, dan juga kelima rukun islam, mengajarkan bagaimana cara beribadah seperti salat, mengaji Al-Quran, berpuasa, dan bersedekah serta mendidik anak-anak untuk berperilaku dan berakhlak yang baik yakni melalui metode pelatihan, pembiasaan, menceritakan kisah-kisah, dan memberikan pujian atau hadiah kepada mereka jika mereka mampu berbuat baik pada sesama.
Dapat diambil kesimpulan dari penjelasan diatas, bahwa setiap anak-anak wajib mendapatkan pendidikan agama dari kecil hingga dewasa yang diberikan dari keluarganya terutama kedua orangtuanya, orang tua harus mendidik anak tentang pendidikan islam sejak dini agar anak terbiasa dengan kegiatan ibadah sejak ia kecil, dan pendidikan islam bertujuan untuk mendidik dan mengajarkan serta membiasakan anak anak untuk melakukan kegiata-kegiatan ibadah dan agar mereka mulai belajar memahami ajran agama islam, sehingga ketika ia dewasa nanti mereka akan mulai terbiasa melakukan ibadah-ibadah tersebut dan merasa berdosa ketika meninggalkannya.
Oleh: Siti Meilia, kamis 10 desember 2020. Kajen margoyoso pati.
