Pentingnya Penanaman Pendidikan Agama Sejak Dini dalam Lingkungan Keluarga

Penulis : Wiji Wahyunni (Tim KKN MDR RBC IPMAFA 2020)

Pendidikan merupakan upaya sadar dan terencana yang dilakukan oleh setiap individu dalam proses pengembangan kemampuan potensisal diri agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, bertanggungjawab serta berakhlakul karimah.

Sedangkan menurut KBBI, pendidikan diartikan sebagai proses perubahan sikap dan tingkah laku seseorang atau kelompok dalam usaha mendewasakan diri melalui upaya pengajaran dan pelatihan.

Lingkungan Keluarga mempunyai peran yang sangat penting dalam dunia pendidikan, karena lingkungan keluarga merupakan tempat pertama dan utama bagi anak dalam memperoleh pengetahuan, pengalaman dan saling berinteraksi pada setiap anggota keluarga.

Salah satu pendidikan yang paling penting ditanamkan kepada anak sejak dini adalah pendidikan agama islam, karena pendidikan agama islam sangat berperan penting dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak dimasa depannya sebagai bekal dalam kehidupan mendatang.

Penanaman pendidikan agama islam paling efektif diterapkan dalam lingkungan keluarga, karena hampir setiap hari seorang anak menjalankan kehidupan sehari-hari bersama keluarga terutama kepada kedua orang tuanya.

Oleh karena itu tak heran jika orang tua sangat bertanggung jawab dalam mendidik dan mengajari anak tentang berbagai perilaku sosial dan penanaman nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat yang baik bagi anak.

KH. Sahal Mahfudz merupakan salah satu ulama’ Indonesia yang menaruh perhatian besar pada keluarga yang maslahah. Beliau berpendapat dengan adanya keluarga yang maslahah akan menciptakan generasi penerus yang berguna bagi masyarakat, nusa dan bangsa. Oleh karena itu ajaran agama Islam sangat penting ditanamkan dalam kehidupan anak sejak dini terutama dalam lingkungan keluarga agar menciptakan generasi penerus yang sesuai dengan syariat Islam.

Menurut beliau, Pendidikan Islam merupakan proses pembentukan watak, sikap dan tingkah laku islami yang mengikuti iman (akidah), Islam (syariat), dan Ihsan (akhlak, etika dan tasawuf).

Pada ajaran agama islam, dalam pendidikan ada tiga hal pokok dan mendasar yang harus diperhatikan dan diajarkan orang tua kepada anak yaitu pendidikan akidah, pendidikan ibadah, dan pendidikan akhlak.

1. Pendidikan Akidah
Dari ketiga pendidikan tersebut yang paling utama dan mendasar untuk diajarkan terlebih dahulu pada anak sejak dini adalah pendidikan akidah, karena dalam proses pendidikan akidah meliputi tahap pengenalan, keyakinan dan keimanan kepada Allah sebagai Sang Pencipta Alam Semesta dan yang Maha SegalaNya.

Dapat pula dilakukan melalui pembiasaan sehari-hari seperti anak dilatih berulang-ulang untuk mengucapkan kalimat Tayyibah atau kata-kata untuk mengagungkan Allah, contohnya bacaan tasbih, istighfar, sholawat, basmalah, tahmid, hamdalah dan asmaul husna.

2. Pendidikan Ibadah
Pendidikan ibadah yaitu pendidikan yang lebih menekankan proses pengajaran, pelatihan dan bimbingan pada bagaimana cara untuk mendekatkan diri kepada Allah dan dapat berkomunikasi langsung dengan Allah yaitu dengan cara beribadah kepadaNya.

Seperti halnya orang tua harus mengajak dan melibatkan anak dalam kegiatan sholat, berpuasa, membaca Al-Qur’an dan lain sebagainya.

3. Pendidikan akhlak
Pendidikan akhlak merupakan suatu usaha dalam membimbing dan mengarahkan kehendak seseorang untuk mencapai tingkah laku yang mulia dan menjadikan sebagai kebiasaan. Pendidikan akhlak itu sendiri merupakan pendidikan yang wajib diberikan kepada anak dari sejak usia dini, karena sesuatu yang telah diberikan sejak dari usia sedini mungkin akan lebih membekas daripada pendidikan diberikan setelah dewasa.

Seperti pepatah mengatakan “Belajar diwaktu kecil bagai mengukir diatas batu, belajar diwaktu besar bagai mengukir diatas air”. Maksudnya pendidikan yang diberikan sejak usia ini akan lebih mudah diingat seperti halnya mengukir diatas batu yang bekasnya akan tampak tergores dan tahan lama, sedangkan belajar diwaktu dewasa akan mudah terlupakan seperti mengukir diatas air yang mana ketika air tesebut tersapu oleh ombak akan mudah hanyut.
Oleh karena itu pendidikan akhlak yang diberikan sejak usia dini akan sangat berharga dan sangat berpengaruh bagi kehidupan anak selanjutnya.

Maka selain orang tua menjadi teladan yang baik bagi anak, orang tua juga harus mengajarkan bagaimana menghormati dan mengasihi sesama. Hal itu dapat dilakukan melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari seperti adab makan yang baik, adab berteman, sopan santun kepada orang tua, menghormati yang lebih tua, menyayangi yang lebih muda dan lain sebagainya.

Jadi dari penjelasan ketiga pendidikan tersebut peran orang tua sangat penting dalam mendidik dan mengajari anak tentang pendidikan islam sejak dini agar kelak menjadi manusia muslim yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT serta berakhlakul karimah dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat berbangsa dan bernegara, dan tak lupa juga dapat menjadi pedoman hidup untuk mencari kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.

(*).

Exit mobile version