Pentingnya Memahami Perbedaan dalam Keberagamaan
Oleh : Siti Faizatul Munawaroh (Anggota KKN MDR NANDIKA IPMAFA 2020)
Seberapa pentingkah memahami perbedaan dalam keberagamaan? Menurut saya sangat penting sekali karena kita hidup di Indonesia, hidup di tengah-tengah masyarakat yang heterogen, artinya masyarakat yang terdiri dari beberapa agama, berbeda-beda suku, budaya, warna kulit, dan tradisi. Sehingga sangat sulit jika kita tidak mempunyai mind set bahwa perbedaan itu indah, dan juga perbedaan adalah anugrah dari Tuhan. Bukankah Allah menciptakan kita bersuku-suku dan berbangsa-bangsa kecuali hanya untuk saling mengenal?
Tentunya jawabannya pasti dan iya kan?
Namun realitanya dalam kehidupan sehari-hari, kita selalu dihadapkan dengan perbedaan, entah itu perbedaan pendapat, perbedaan ide, perbedaan faham dalam beragama, dan lain sebagainya. Perbedaan seringkali menjadi pemicu masalah yang berlanjut pada konflik yang besar, bila kita tidak bisa memahami, mengatasi, dan menyikapinya dengan cara yang tepat. Secara hakikat manusia itu sama di hadapan Allah, hanyalah dari sisi taqwanya yang membedakan hal tersebut.
Untuk memahami suatu perbedaan tidaklah hal yang mudah, tergantung cara berpikir kita. Jika kita melihat suatu perbedaan adalah sebuah ancaman, maka perbedaan akan menjadi masalah yang susah untuk diatasi dan selalu mengacaukan pikiran kita. Akan tetapi jika suatu perbedaan dipandang sebagai fitrah kemanusiaan yang bersumber dari Tuhan, maka perbedaan adalah sebuah anugrah yang menyempurnakan pemahaman kita. Cara pandang kita dalam menilai sebuah perbedaan akan sangat menentukan terhadap cara kita menyikapinya dan mengatasinya. Karena itu pengertian dalam memahami segala sesuatu merupakan hal yang sangat penting untuk kita miliki dan kita terapkan dalam memahami, menyikapi dan mengelola emosi dalam menghadapi suatu perbedaan yang ada.
Jadi pengertian merupakan refleksi dan realisasi kesadaran akan fakta yang ada dalam kehidupan di sekitar kita yang tidak selalu sama dan tidak pernah sempurna, karena kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Tanpa adanya pengertian, kita tidak akan bisa hidup tentram, aman, nyaman, dan damai dalam menghadapi perbedaan. Pengertian merupakan sebuah proses mengerti dan memahami, sehingga bisa kita latih, kita jadikan pembiasaan, lalu berubah menjadi kebiasaan, dan akhirnya berubah menjadi budaya.
Ada beberapa hal yang dapat kita jadikan pembiasaan sehubungan dengan melatih pengertian dalam menyikapi perbedaan, diantaranya adalah sebagai berikut:
- Kembangkan cara berpikir positif dan hindari dominasi prasangka.
Orang yang bersikap dan berdasarkan hanya pada prasangka atau asumsi semata tidak akan bisa memandang positif kehidupan dari segala perbedaan yang dihadapinya. - Hindari sikap menonjolkan diri dan merendahkan orang lain
Tempatkanlah sesuatu pada tempatnya dan sesuai porsinya, hal ini sebagai realisasi bersikap dan bertindak adil. - Senantiasa mengoreksi dan instropeksi diri, serta tidak menghakimi orang lain. Hal ini merupakan langkah antisipatif terhadap informasi profokatif yang akan menjadikan perbedaan sebagai jalan perpecahan.
- Meningkatkan kepekaan diri terhadap orang lain dan lingkungan sekitar. Kepekaan terhadap kepedulian akan melahirkan penghargaan dan pengertian kita akan perbedaan.
- Bersikap sabar, tulus, toleran, dan tegas. Sikap-sikap tersebut merupakan esensi dari pengertian dalam menyikapi segala perbedaan yang ada.
Semoga kelima langkah tersebut merupakan langkah yang bisa terus kita latih dalam kehidupan sehari-hari baik pada diri sendiri maupun pada keluarga. Agar kita bisa lebih meningkatkan pengertian, memahami arti perbedaan dan bisa menyikapinya dengan tepat.
Perbedaan bisa kita manfaatkan sebagai energi untuk mengerti dan kita jadikan potensi untuk memaksimalkan kemampuan kita untuk memahami orang lain.
SELAMAT MENCOBA SEMOGA BERMANFAAT!!
