Pengecekan Ketat Propam, Personel Pelayanan Dipastikan Tidak Bawa Senpi dan Benda Berbahaya
Pati – Dalam rangka memastikan pelaksanaan pelayanan aksi unjuk rasa oleh Forum Komunikasi Nelayan Besar Kabupaten Pati berjalan sesuai prosedur, Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Polresta Pati melaksanakan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh personel yang akan diterjunkan di lapangan.
Kegiatan pengecekan tersebut dilaksanakan usai apel kesiapan pelayanan yang dipimpin Kapolresta Pati Kombes Pol. Jaka Wahyudi di Pendopo Kabupaten Pati. Pengecekan dilakukan sebagai langkah pengawasan internal guna memastikan kesiapan personel serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur dalam pelaksanaan tugas.
Dalam pelaksanaannya, Sie Propam melakukan pemeriksaan secara detail meliputi sikap tampang, kelengkapan administrasi, serta perlengkapan dinas yang digunakan oleh personel.
Secara khusus, dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan untuk memastikan tidak ada personel yang membawa senjata api, tongkat, maupun benda berbahaya lainnya yang berpotensi menimbulkan kesan represif dalam pengamanan aksi.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Polresta Pati dalam memperkuat profesionalisme dan memastikan pendekatan yang digunakan dalam pengamanan adalah humanis, persuasif, dan terukur. Dengan pengawasan sejak tahap awal, diharapkan seluruh personel dapat melaksanakan tugas secara disiplin dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolresta Pati Kombes Pol. Jaka Wahyudi menegaskan bahwa pengecekan oleh Propam merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan tugas di lapangan.
“Pengecekan ini untuk memastikan seluruh personel siap melaksanakan tugas secara profesional, tidak membawa senjata api maupun benda berbahaya, serta bertindak sesuai prosedur dengan mengedepankan pendekatan humanis,” ujarnya. Senin (4/5)
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto menyampaikan bahwa pengawasan yang dilakukan oleh Propam merupakan bentuk komitmen Polda Jateng dalam menjaga akuntabilitas dan kepercayaan publik.
“Pengecekan oleh Propam bertujuan memastikan seluruh personel melaksanakan tugas sesuai SOP, tidak membawa senjata api maupun perlengkapan yang tidak sesuai, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam pelayanan aksi,” ujar Kombes Pol. Artanto.
Ia menambahkan bahwa pelayanan aksi unjuk rasa merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, sehingga setiap personel harus mampu menjaga sikap, profesionalitas, serta tidak terpancing provokasi.
“Dengan pengawasan yang ketat sejak awal, kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan secara profesional, proporsional, dan tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” pungkasnya.
Pati – Dalam rangka memastikan pelaksanaan pelayanan aksi unjuk rasa oleh Forum Komunikasi Nelayan Besar Kabupaten Pati berjalan sesuai prosedur, Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Polresta Pati melaksanakan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh personel yang akan diterjunkan di lapangan.
Kegiatan pengecekan tersebut dilaksanakan usai apel kesiapan pelayanan yang dipimpin Kapolresta Pati Kombes Pol. Jaka Wahyudi di Pendopo Kabupaten Pati. Pengecekan dilakukan sebagai langkah pengawasan internal guna memastikan kesiapan personel serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur dalam pelaksanaan tugas.
Dalam pelaksanaannya, Sie Propam melakukan pemeriksaan secara detail meliputi sikap tampang, kelengkapan administrasi, serta perlengkapan dinas yang digunakan oleh personel.
Secara khusus, dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan untuk memastikan tidak ada personel yang membawa senjata api, tongkat, maupun benda berbahaya lainnya yang berpotensi menimbulkan kesan represif dalam pengamanan aksi.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Polresta Pati dalam memperkuat profesionalisme dan memastikan pendekatan yang digunakan dalam pengamanan adalah humanis, persuasif, dan terukur. Dengan pengawasan sejak tahap awal, diharapkan seluruh personel dapat melaksanakan tugas secara disiplin dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolresta Pati Kombes Pol. Jaka Wahyudi menegaskan bahwa pengecekan oleh Propam merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan tugas di lapangan.
“Pengecekan ini untuk memastikan seluruh personel siap melaksanakan tugas secara profesional, tidak membawa senjata api maupun benda berbahaya, serta bertindak sesuai prosedur dengan mengedepankan pendekatan humanis,” ujarnya. Senin (4/5)
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto menyampaikan bahwa pengawasan yang dilakukan oleh Propam merupakan bentuk komitmen Polda Jateng dalam menjaga akuntabilitas dan kepercayaan publik.
“Pengecekan oleh Propam bertujuan memastikan seluruh personel melaksanakan tugas sesuai SOP, tidak membawa senjata api maupun perlengkapan yang tidak sesuai, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam pelayanan aksi,” ujar Kombes Pol. Artanto.
Ia menambahkan bahwa pelayanan aksi unjuk rasa merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, sehingga setiap personel harus mampu menjaga sikap, profesionalitas, serta tidak terpancing provokasi.
“Dengan pengawasan yang ketat sejak awal, kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan secara profesional, proporsional, dan tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” pungkasnya.
