Pendampingan Pembelajaran Siswa melalui Program KKN
WINONG, PATINEWS.COM
Pandemi merupakan wabah virus yang terjadi diseluruh dunia dan Indonesia tak terelakan dari Pandemi tersebut. Pandemi Covid-19 sudah memberikan dampak yang sangat jelas dalam sektor Pendidikan.
Sudah dilakukan 8 Bulan juga pendidikan dilakukan secara daring diindonesia. Pembelajaran Daring dilakukan sejak Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengeluarkan surat edaran Nomor 15 Tahun 2020 tentang pedoman penyelenggaraan Belajar dari Rumah dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease(Covid-19).
Dalam surat edaran tersebut disampaikan beberapa hal tentang BDR (Belajar Dari Rumah) yang salah satunya yaitu pendampingan orangtua saat peserta didik belajar secara online atau Daring.
Selama pembelajaran Daring ini dilaksanakan, terdapat beberapa kendala yang dirasakan oleh siswa dan orang tua siswa. Berbagai kendala muncul antara lain seperti tidak memiliki alat komunikasi yang memadai untuk menunjang kegiatan pembelajaran yang dilakukan secara daring dan sulitnya siswa untuk memahami materi yang diberikan oleh guru selama kegiatan proses belajar nebgajar tidak dilakukan tatap muka.
Oleh karena itu, Imam Syafi’i Mahasiswa Jurusan Hukum Ekonomi Syari’ah, UIN Walisongo Semarang yang sedang mengikuti KKN Reguler Dari Rumah ke-75 mengadakan kegiatan pendampingan belajar untuk anak SD yang berada didekitar rumahnya.
“Kegiatan pendampingan belajar ini dilakukan karena banyak dari orangtua mengeluh tidak bisa mengajarkan dan mendampingi anaknya belajar tentang materi yang diberikan gurunya secara daring dan kebanyakan orang tua siswa sibuk bekerja” ujar Imam, Rabu(4/11/2020).
Pendampingan belajar ini dilakukan dirumah Imam Syafi’i yang berada di Desa Sumbermulyo dukuh Gawang Rt.01 Rw.03 Kecamatan Winong, Kabupaten Pati.
Pendampingan belajar ini dimulai pada tanggal 14 Oktober 2020 sampai 19 November 2020 yang dilakukan 4 kali dalam satu minggu. Antusias siswa dalam kegiatan pendampingan belajar ini sangat tinggi sekali,kegiatan pendampingan belajar ini dilakukan dijam 06.30-09.00 yang diikuti siswa SD kelas 1 sampai kelas 6.
Arinda roajatul jannah dan Yuni afriani merupakan salah satu siswa yang mengkuti pendampingan belajar ini merasa sangat puas dan terbantu dalam memahami materi yang diajarkan disekolah.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pendampingan belajar ini karena denga adanya kegiatan ini kami menjadi mudah memahami materi dan bisa mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru disekolah selama sekolah dari rumah tetap berlangsung, dan tidak hanya itu saja karena pendampingan ini diberikan dengan Cuma-Cuma membuat kami senang sekali” Ujar Yuni.
Tidak hanya itu saja pendampingan belajar ini disambut dengan baik oleh orangtua siswa. Ibu Rusmiyati salah satu orang tua siswa yang mengikuti pendampingan belajar ini sangat membantu sekali dan meringankan beban orangtua selama sekolah daring ini masih berlangsung.
“Syukur alhamdulillah anak saya jadi semangat belajar dengan adanya pendampingan belajar ini”, ungkap Likah salah satu orang tua siswa yang ikut dalam kegiatan pendampingan belajar tersebut.
Walaupun dengan kondisi dan situasi pandemi saat ini. Bukan berarti akhir dari segala untuk pendidkan di Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk tetap melaksanakan kegiatan pendidikan.
(*).
