SEMARANG – PATINEWS.COM
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan kegiatan open donasi kaleng bekas untuk pengrajin di Tambak Lorok. kegiatan ini ditujukan kepada warga Perum Koveri, Bringin, Ngaliyan, Semarang. Senin (16/11/2020)
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja individu KKN UIN Walisongo non fisik di bidang sosial-ekonomi. Adanya kegiatan open donasi kaleng bekas ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kaleng agar tidak terbuang sia-sia dan dapat dijadikan diolah menjadi sebuah karya yang memiliki harga ekonomis.
Pengambilan kaleng disetiap rumah warga dilakukan sehari sebelum mahasiswa KKN mendatangi ke rumah pengrajin selain itu mahasiswa juga membagikan edaran online di grup whatsapp Perum Koveri.
Pada kegiatan ini mahasiswa KKN UIN Walisongo menghimbau untuk warga dari Perum Koveri yang memiliki kaleng bekas untuk tidak membuang ke tempat sampah melainkan di donasikan untuk mahasiswa KKN UIN Walisongo yang akan di berikan kepada Salamun seorang pengrajin kaleng bekas di Tambak Lorok. Sampah yang didonasikan oleh warga berupa kaleng pada umumnya seperti kaleng tango, kaleng susu formula dan yang lainnya.
Pengrajin sampah kaleng, Salamun mengatakan bahwa “tidak ada kata limbah jika kita mau merubah semua menjadi indah” selain itu ia juga mengatakan bahwa inspirasi membuat karyanya tersebut ia didapatkan di laut ketika mengambil kerang di laut.
Dari diadakannya pemberian kaleng bekas kepada pengrajin harapannya dapat bermanfaat dan berdampak positif bagi masyarakat dan pengrajin.
Sri Rahayu salah satu warga Perum Koveri menyampaikan terima kasih kepada Mahasiswa KKN yang telah menyelenggarakan kegiatan ini karna bisa membantu mengurangi kaleng yang ada rumah saya.
Salamun juga menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN UIN Walisongo yang telah menyalurkan kaleng bekas dari warga Perum Koveri kepada saya.
Penulis : Marisa Diah S
