• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

NU Harus Kuatkan Ekonomi Nahdliyin

patinews.com by patinews.com
20 Juni 2019
in Berita, Jawa Tengah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
NU Harus Kuatkan Ekonomi Nahdliyin
17
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Patinews.com – Semarang, Sejak berdiri, Nahdlatul Ulama (NU) dapat eksis hingga era milenial ini karena mengutamakan pelayan pada umat. Tidak hanya bagi nahdliyin atau warga NU saja, namun juga semua umat Islam bahkan nonmuslim. Untuk itu, di tengah perkembangan zaman yang makin berkiblat pada materialisme, NU harus dapat menyesuaikan zaman dengan mengutamakan aspek manfaatnya.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah (PWNU Jateng) KH Hudallah Ridwan Naim di Semarang pada Kamis (20/6/2019).

RelatedPosts

Soroti Raperda Pajak, Fraksi PPP DPRD Pati Ingatkan Pemkab: Jangan Hanya Kejar Target PAD Tapi Bebani Rakyat!

Fraksi PPP DPRD Pati Ingatkan Kebijakan Pajak Harus Berpihak kepada Masyarakat

Fraksi PKB DPRD Pati Desak Pembaruan Sistem yang Modern dan Pro-UMKM

“Setelah menjadi organisasi besar NU harus tetap pada langgamnya, yakni sebagai organisasi pelayanan, tidak terjebak menjadi organisasi perayaan karena hanya membanggakan jumlah warganya saja, tetapi kurang terurus dan terlayani,“ papar KH. Hudallah Ridwan yang akrab disapa Gus Huda tersebut.

Dijelaskannya, bahwa sejak setahun kemarin, PWNU Jateng terus mengupayakan jajaran pengurus dari tingkat ranting sampai wilayah, baik badan otonom (Banom) atau lembaga untuk komitmen mengutamakan pelayanan pada umat.

Tujuannya, menurut Gus Huda, agar masyarakat luas dapat terayomi dan mendapatkan apa yang dibutuhkan. “Tidak hanya pada sisi spiritual, namun aspek material juga harus diutamakan. Karena prinsip pelayanan itu tidak terbatas,” lanjutnya.

Pihaknya juga menegaskan, bahwa konsep pemberdayaan ekonomi umat telah disampaikan Musytasar PBNU Prof. Dr. (HC). KH Ma’ruf Amin dalam forum halalbihalal dan halaqah kebangsaan PWNU Jateng bersama KH Ma’ruf Amin beserta kiai, cendekiawan dan tokoh Jateng di hotel Crown Semarang, kemarin Rabu (19/6/2019). Hal itu menurutnya dapat dijadikan acuan atau langkah perdana mengawali upaya peningkatan kualitas pelayanan umat.

Kiai Ma’ruf Amin, menurut Gus Huda, dalam forum tersebut telah menjelaskan konsep atau gagasan aktualisasi pemberdayaan umat. “Pada intinya, konsepnya ya menguatkan yang lemah, tanpa melemahkan yang sudah besar,” paparnya.

Pihak yang kecil dan lemah dalam konteks ekonomi di Indonesia didominasi oleh warga NU, maka kalau pada saatnya nanti konsep itu diaplikasikan NU secara organisasi harus mampu menjadi pemandu proses penguatan itu, bukan sebaliknya NU menjadi benalu yang membebani warganya .

Secara rinci, lanjutnya, kaum yang lemah atau kecil ini memang hampir sebagian besar berasal dari Nahdliyin. “Ketika konsep ini dikuatkan NU dalam kinerja organisasinya, maka harus memandu proses penguatan bagi yang lemah. Artinya, NU menjadi alat untuk menguatkan aspek ekonomi bagi warganya yang memang belum kuat secara ekonomi,” katanya.

Konsep ini menurut Gus Huda, dapat ditransformasikan ke dalam program kerja riil yang mengakomodir warga NU yang lemah agar kuat, dan tidak melemahkan warga NU yang sudah kuat. Justru, menurut Gus Huda, yang kuat dapat berbagi dan bersinergi bersama-sama membangun penguatan ekonomi warga NU di sama saja, khususnya di Jateng. (Ibda).

Tags: berita patikabar patipatipati hari inipatinewssuara patiwarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Dyan Aulia Burhanudin, DPRD Pati
Berita

Soroti Raperda Pajak, Fraksi PPP DPRD Pati Ingatkan Pemkab: Jangan Hanya Kejar Target PAD Tapi Bebani Rakyat!

17 Mei 2026
21
Dyan Aulia Burhanudin, DPRD Pati
Berita

Fraksi PPP DPRD Pati Ingatkan Kebijakan Pajak Harus Berpihak kepada Masyarakat

17 Mei 2026
16
Kastomo, DPRD Pati
Berita

Fraksi PKB DPRD Pati Desak Pembaruan Sistem yang Modern dan Pro-UMKM

17 Mei 2026
15
Kastomo, DPRD Pati
Berita

PKB Dorong Sistem Pajak Daerah di Pati Lebih Fleksibel dan Adaptif

17 Mei 2026
22
Patroli Sore Hari, Polsek Lasem Antisipasi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas di Jalur Desa Dasun
Berita

Patroli Sore Hari, Polsek Lasem Antisipasi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas di Jalur Desa Dasun

17 Mei 2026
16
Ribuan Wisatawan Serbu Pantai Wates, Polres Rembang Siaga Jaga Keamanan dan Kenyamanan
Berita

Ribuan Wisatawan Serbu Pantai Wates, Polres Rembang Siaga Jaga Keamanan dan Kenyamanan

17 Mei 2026
17
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Soroti Raperda Pajak, Fraksi PPP DPRD Pati Ingatkan Pemkab: Jangan Hanya Kejar Target PAD Tapi Bebani Rakyat!
  • Fraksi PPP DPRD Pati Ingatkan Kebijakan Pajak Harus Berpihak kepada Masyarakat
  • Fraksi PKB DPRD Pati Desak Pembaruan Sistem yang Modern dan Pro-UMKM
  • PKB Dorong Sistem Pajak Daerah di Pati Lebih Fleksibel dan Adaptif
  • Patroli Sore Hari, Polsek Lasem Antisipasi Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas di Jalur Desa Dasun
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.