Pendidikan karakter sering disebut sebagai pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak, kejujuran, kepedulian, tanggung jawab, serta keimanan yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan anak dalam menilai dan memberikan keputusan baik dan buruk terhadap sesuatu. Mendidik karakter anak harus dimulai sejak dini. Karena karakter akan menjadi suatu kebiasaan. Selain itu, pendidikan karakter dapat dikatakan sebagai usaha manusia secara sadar dan terencana dalam hal mendidik sekaligus memberdayakan anak dengan tujuan membangun karakter pribadi anak. Tentu saja hal ini dilakukan agar nantinya anak menjadi individu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang banyak.
Pendidikan karakter yang dibentuk untuk anak usia dini di desa Payak selain Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah ada TPQ. TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur`an) merupakan tempat belajar mengaji yang diikuti hampir seluruh anak-anak desa Payak. Mengapa masih kecil sudah mendaftarkan anaknya di TPQ ? Karena di TPQ karakter anak akan sedikit demi sedikit terbentuk. Misalnya belajar membaca Al-Qur`an, tidak semua muslim bisa membaca Al-Qur`an. Maka dari itu, anak harus di didik untuk membaca al-Qur`an dan membiasakannya, supaya anak mengenal dengan Tuhannya. Selain itu, anak juga akan menjadi dekat dengan Tuhannya, sehingga ketika anak mempunyai masalah ia akan ingat bahwa Allah adalah sebaik-baik penolong.
Selain membaca al-Qur`an masih ada beberapa yang dapat dipelajari seperti tata cara melaksanakan sholat. Sholat merupakan perintah wajib dari Allah. Dalam usia 7 tahun anak harus sudah melaksanankan sholat wajib 5 waktu (subuh, dzuhur, asar, maghrib, dan isya`). Maka dari itu anak harus mendapatkan pendidikan sholat sejak dini. Karena ketika anak sudah terbiasa melaksankan sholat, anak akan terbiasa dengan sendirinya. Orang tua juga akan terbantu dengan adanya belajar di TPQ.
Selain tata cara melaksanakan sholat,di TPQ juga ada belajar do`a sehari-hari. Do`a sehari-hari meliputi do`a yang dapat diamalkan secara langsung. Misalnya, do`a mau makan, do`a setelah makan, do`a untuk kedua orang tua, do`a kebahgiaan dunia akhirat, dan masih banyak lagi. Ketika sejak dini anak sudah belajar terkait do`a yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, anak dengan sendirinya akan berdo`a sebelum melakukan sesuatu. Karena sudah terpola dan sudah membentuk karakter. Dari beberapa hal yang dipelajari di TPQ akan sangat menunjang pendidikan salah satunya membentuk karakter.
Mendidik karakter anak sudah pasti ada tujuan tersendiri. Tujuan yang dimaksud di antaranya:
- Kejujuran
Anak akan selalu berupaya untuk menjadi orang yang sesuai dan menetapi apa yang dilakukan baik dalam perkataan, tindakan, maupun pekerjaan. Anak yang sudah terbiasa jujur, ia akan senantiasa jujur dalam hal apapun. Apabila tidak jujur meski hanya sekali saja, anak akan diselimuti dengan rasa bersalah, takut, dan dosa.
- Toleransi
Anak akan memiliki Sikap dan perilaku yang menghargai perbedaan ras, agama, etnis, pendapat, tindakan yang berbeda. Semakin tinggi ilmu agama yang dimiliki dan mau mengamalkannya, anak akan memiliki jiwa toleran terhadap perbedaan. Karena sadar bahwa semuanya adalah makhluk Allah.
- Disiplin
Anak akan bertindak dengan berperilaku tertib dan patuh pada ketentuan dan peraturan yang berlaku. Tpq mengajarkan untuk disiplin, misalnya harus masuk tepat waktu, ustadzah memberi tugas hafalan dan harus dipresentasikan sesuai waktu yang sudah dijadwalkan.
- Kerja keras
Anak akan menunjukkan Perilaku dengan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikannya dengan sebaik-baiknya. Hal ini dapat dilihat bahwa anak sudah mempunyai tugas dari Sekolah atau Madrasah, akan tetapi anak juga belajar di TPQ, dari hal tersebut bisa diketahui bahwa anak kerja keras dalam hal mencari ilmu.
- Rasa ingin tahu
Anak akan selalu berupaya untuk mengetahui lebih dalam dan meluas dari sesuatu yang dilihat, didengar dan dipelajari secara umum. Anak yang sudah terbiasa belajar sejak dini, ia akan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Hal tersebut menandakan bahwa anak haus akan pengalaman.
- Cinta Tanah Air
Anak akan berpikir, bersikap dan bertindak yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan terhadap segala aspek bangsa dan negara.
- Gemar Membaca
Anak akan memiliki kebiasaan yang selalu memberikan waktu untuk membaca dan berbagi bacaan yang bermanfaat dan memberikan kebajikan bagi dirinya. Selain membaca pelajaran umum anak juga gemar membaca al-Qur`an.
- Tanggung Jawab
Anak akan selalu melaksanakan dan menyelesaikan tugas dan kewajiban diri, masyarakat, lingkungan, negara, dan Tuhan. Ketika anak mempunyai kewajiban untuk belajar, anak akan merasa memiliki tanggung jawab lebih yang harus diselesaikan. Anak akan menjadi pribadi yang mandiri, tidak bergantung pada orang lain.
Nah, selain tujuan yang akan dicapai pendidikan karakter tentu saja dapat mewujudkan generasi penerus bangsa dengan karakter yang baik. Selain itu, pendidikan karakter juga akan memberikan manfaat, di antaranya:
- Mengembangkan potensi dasra manusia agar menajdi individu yang berhat, berpikiran, dan berperilaku baik.
- Membangun dan memperkuat perilaku masyarakat, dalam hal ini masyarakat Indonesia yang multicultural atau beraneka ragam.
- Membangun dan meningkatkan peradaban bangsa.
Oleh : Lilik Parwanti