• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home News

Melihat Proses Produksi Garam Tradisional di Desa Tluwuk Wedarijaksa

patinews.com by patinews.com
15 November 2020
in Berita, Berita Pati Hari ini, News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Melihat Proses Pembuatan Garam Tradisional di Desa Tluwuk Wedarijaksa

Melihat Proses Pembuatan Garam Tradisional di Desa Tluwuk Wedarijaksa

309
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

WEDARIJAKSA, PATINEWS.COM

Minggu (15/11) Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Dari Rumah (RDR) ke 75 Uin Walisongo Semarang melihat secara langsung proses pembuatan garam tradisional di Desa Tluwuk Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati. Kegiatan ini merupakan relasi program KKN yang telah di rancang sebelumnya.

RelatedPosts

Kapolres Rembang Ikuti Gerakan Penanaman Pohon pada Pembukaan E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026

Kapolda Jateng dan Kadiv Humas Polri Resmi Buka Kapolda Jateng Cup 2026, Siapkan Talenta Esports Menuju Kapolri Cup

Tim E-Sport Polres Rembang Siap Ukir Prestasi di Kapolda Jateng Cup 2026, Kapolres Rembang Dukung Penuh

Naufal Ardiatma mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pembuatan garam secara tradisional serta menambah ilmu pengetahuan dan wawasan mahasiswa.

“Dalam proses pembuatan garam kebanyakan para petani garam mendapatkan bahan garam dari air laut, untuk cara membuat garam dapur, mereka melakukan proses pembuatan secara individu dan kemudian mengumpulkannya dalam bentuk garam yang masih bentuk kristal tanpa yodium, selanjutnya di bawa ke pabrik garam untuk dilakukan proses pemberian yodium dan pengemasan,” jelas Naufal.

Bapak Sunardi (55) petani garam mengatakan bahwa, pengolahan air laut menjadi garam ini merupakan peluang emas bagi para nelayan. Dengan modal yang tidak begitu besar, nelayan bisa memproduksi garam secara rutin pada musim kemarau.

“Prosesnya di mulai dari meratakan tanah tambak, kemudian petani mengalirkan air laut, lalu dialirkan ke atas permukaan tanah dengan metode petakan-petakan sebagai media penguapan. Supaya tidak bercampur zat lain, air laut harus diendapkan dengan cara penguapan sinar matahari,” Jelasnya.

Lebih lanjut, bapak Sunardi (55) menuturkan, dengan bantuan sinar matahari, air laut di dalam tambak bisa berubah wujud menjadi garam hanya dalam kurun waktu 3-4 hari . Atau sekitar 1 minggu jika cuaca tidak mendukung.

Melalui program tersebut, mahasiswa berharap nasib petani garam harus diperhatikan oleh pemerintah. Sebab, garam hanya bisa diproduksi pada musim kemarau. Harga garam diharapkan lebih layak sehingga petani garam bisa menikmati hasil jerih payahnya.

(Athalla Naufal Ardiatma)

 

Tags: berita patikabar patipatipati hari inipatinewssuara patitluwukwarta patiwedarijaksa
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Kapolres Rembang Ikuti Gerakan Penanaman Pohon pada Pembukaan E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026
Berita

Kapolres Rembang Ikuti Gerakan Penanaman Pohon pada Pembukaan E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026

20 Juni 2026
11
Kapolda Jateng dan Kadiv Humas Polri Resmi Buka Kapolda Jateng Cup 2026, Siapkan Talenta Esports Menuju Kapolri Cup
News

Kapolda Jateng dan Kadiv Humas Polri Resmi Buka Kapolda Jateng Cup 2026, Siapkan Talenta Esports Menuju Kapolri Cup

20 Juni 2026
15
Tim E-Sport Polres Rembang Siap Ukir Prestasi di Kapolda Jateng Cup 2026, Kapolres Rembang Dukung Penuh
Berita

Tim E-Sport Polres Rembang Siap Ukir Prestasi di Kapolda Jateng Cup 2026, Kapolres Rembang Dukung Penuh

20 Juni 2026
13
Keseruan Pojok Push Rank dan Pojok Mabar Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Jadi Ruang Interaksi Akrab Para Gen-Z Dari Berbagai Daerah
News

Keseruan Pojok Push Rank dan Pojok Mabar Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Jadi Ruang Interaksi Akrab Para Gen-Z Dari Berbagai Daerah

20 Juni 2026
15
Jaga Atlet Tetap Prima, Polda Jateng Hadirkan Layanan Kesehatan Terpadu di Turnamen Esports Kapolda Jateng Cup 2026
News

Jaga Atlet Tetap Prima, Polda Jateng Hadirkan Layanan Kesehatan Terpadu di Turnamen Esports Kapolda Jateng Cup 2026

20 Juni 2026
16
Gerakan Penanaman Pohon Warnai Pembukaan Kapolda Jateng Cup 2026, Simbol Kepedulian Generasi Muda untuk Masa Depan Indonesia
News

Gerakan Penanaman Pohon Warnai Pembukaan Kapolda Jateng Cup 2026, Simbol Kepedulian Generasi Muda untuk Masa Depan Indonesia

20 Juni 2026
14
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Kapolres Rembang Ikuti Gerakan Penanaman Pohon pada Pembukaan E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026
  • Kapolda Jateng dan Kadiv Humas Polri Resmi Buka Kapolda Jateng Cup 2026, Siapkan Talenta Esports Menuju Kapolri Cup
  • Tim E-Sport Polres Rembang Siap Ukir Prestasi di Kapolda Jateng Cup 2026, Kapolres Rembang Dukung Penuh
  • Keseruan Pojok Push Rank dan Pojok Mabar Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Jadi Ruang Interaksi Akrab Para Gen-Z Dari Berbagai Daerah
  • Jaga Atlet Tetap Prima, Polda Jateng Hadirkan Layanan Kesehatan Terpadu di Turnamen Esports Kapolda Jateng Cup 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.