PATI, PATINEWS.COM
MTsN 1 Pati kembali menorehkan prestasi, madrasah ini merupakan salah satu madrasah yang tidak pernah surut dari prestasi. Lahirnya medalist baik di bidang akademik maupun non akademik, dari tingkat daerah bahkan sampai Nasional merupakan bukti keberhasilan madrasah dalam menggali potensi yang ada.
Setelah sebelumnya empat siswa berhasil meraih gelar juara satu MTQ tingkat kecamatan (cabang tahfidz 1 juz dan tilawah, tartil putri, tartil putra, dan tilawah putri), juara satu lomba vlog yang diselenggarakan oleh Fakultas Tarbiyah IAIN Jember dan juara satu Kompetisi Matematika Star Gemilang EO.
Kini dua guru MTsN 1 Pati juga memborong medali emas dalam ajang Indonesian Youth Science Competition (IYSC) yang diselenggarakan oleh POSI pada Minggu (25/10) lalu. Keduanya adalah Evi Noor Hidayah bidang IPA dan Purwanto bidang IPS.
Evi, dalam keterangannya dilaman web resmi Kemenag Pati menjelaskan, dalam mengikuti lomba ini tidak ada persiapan khusus, hanya saja satu hari sebelum pelaksanaan lomba dirinya menyempatkan waktu untuk sekedar membaca materi.
“Itupun ketika mengerjakan hanya mengandalkan logika saja karena kebanyakan soal fisika,” terangnya.
Raihan medali emas dalam ajang kompetisi tingkat nasional merupakan yang kedua kalinya bagi Evi selama menjadi guru di MTsN 1 Pati satu setengah tahun terakhir ini.
“Alhamdulillah, senang dan bangga karena dimampukan kembali bisa mendapatkan nominasi emas, semoga bermanfaat kedepannya,” harap Evi.
Senada dengan Evi, Purwanto mengungkapkan rasa syukur sekaligus terharu karena ini adalah kali pertama dirinya mengikuti lomba dan mendapatkan emas.
“Sebuah kejutan bagi saya, tidak menyangka sebelumnya karena setelah mengerjakan dan dikoreksi ternyata ada beberapa jawaban yang salah, di samping itu saingannya juga guru-guru top handal dan profesional. Tapi tidak ada yang tidak mungkin, keberhasilan itu bisa diraih dengan ketekunan dan doa. Ketika belum berhasil jangan putus asa dan ketika sudah berhasil jangan sombong, tetap rendah hati,” terangnya.
Tak hanya itu saja, dalam ajang yang sama (IYSC) total medali yang berhasil diraih oleh guru dan siswa sebanyak 12 medali. Adapun untuk kategori guru, 4 medali perak dan 4 medali perunggu sedangkan untuk kategori siswa diantaranya 1 medali perak (Ahmad Rifa’i Ikhsanudin) dan 3 medali perunggu (Muhammad Ilham Herawan, Qeis Rashidan Faozal, dan Eva Naya Maulida).
Sementara itu, Ali Musyafak Kepala MTsN 1 Pati kembali memberikan apresiasi yang luar biasa kepada siswa maupun guru yang telah mempersembahkan prestasi untuk madrasah. Syafak menyebutkan, keberhasilan yang dicapai oleh madrasah saat ini merupakan hasil dari kerja cerdas, kerja keras, dan kerja ikhlas.
“Selamat dan terima kasih kepada para pejuang, penggerak dan prestator MTsN 1 Pati. Semoga selalu dalam Rahmat Allah SWT dan dengan hasil ini bisa membawa keberkahan bagi madrasah,” imbuhnya.
Ia pun berpesan kepada seluruh sivitas akademika MTsN 1 Pati untuk tetap menumbuhkan CLBK di dalam hati. “CLBK itu Cinta pada madrasah, Loyalitas tinggi, Berdedikasi tinggi, dan Keteladanan baik untuk diri sendiri dan orang lain,” tandasnya.
(dok Kemenag)
