Kerukunan Dalam Umat Beragama

KKN-MDR QUBBATUL KHODRO IPMAFA

KERUKUNAN DALAM UMAT BERAGAMA


Di Indonesia dikenal dengan bangsa yang sangat beragam dengan keanekaragaman,budaya,agama,dan sebaginya .untuk itu sebagai warga negara yang berbeda-beda sesuai dengan “Bnineka Tunggal Ika”.hal ini harus selalu menjadi pedoman tentang kerukunan antar agama.memahami agama secara luas dan mendalam sangat penting bagi setiap orang agar tidak terjadinya perpecahan.
Oleh karena itu warga Indonesia harus memahami apa itu moderasi agama dan kerukunan antar beragama.moderasi agama adalah sikap atau upaya bersikap dengan berbeda agama saling menerima perbedaan pendapat.kerukunan antar agama sangat penting dilakukan atau diterapkan mulai diri sendiri dan membagikan dengan antar teman.
Setiap individu harus saling memberikan upaya-upaya atau Kerjasama dengan pihak yang dapat memberikan dampak terhadap tentang kerukunan dengan adanya pihak yang memberikan wawasan agar perbedaan agama itu bukan radikal tetapi rasa kasih sayang.semua agama itu sejatinya adalah saudara sebangsa.
Dalam Moderasi beragama adalah keberagaman atau keyakinan dalam mengambil keputusan yang tidak berpihak salah satu dari sebuah keputusan. Menjadi manusia yang baik dan tidak melakukan perpecahan antar umat adalah tujuan dari moderasi agama yang bertujuan untuk sebuah keberkahan atau juga bisa di sebut pemberi manfaat bagi semua umat.
Keragaman dan perbedaan merupakan suatu hal yang wajar di panggung kehidupan, karena itu sebuah tantangan yang harus dilakukan secara serius dalam kehidupan yang beragam. Untuk itu setiap penganut agama harus dapat memposisikan dirinya sendiri di tengah-tengah agama orang lain atau keyakinan orang lain. Pada saat ini didunia arus globalisasi dimana persentuhan antara agama satu dengan yang lain semakin dekat dan tidak terkendali.
Watak semua agama sendiri adalah mencita-citakan kedamaian, aman, dan harmoni. Rasa saling sayang antar umat sesama umat. Dalam hal itu sebetulnya semua orang pernah memberikan rasa sayang terhadap agama lain, akan tetapi di era sekarang ini sikap empati tidak lagi di miliki manusia sehingga mengakibatkan terpecahnya agama tersebut dan saling acuh tak acuh terhadap tetangga dan bahkan kerabat dekat. Tapi atas nama agama pula mereka melakukan seperti pembunuhan satu sama lain. Untuk itu bagaimana berbedaan bisa membawa berkah sedangkan perbedaan yang seharusnya menjadi hal yang wajar justru menjadi pemecah umat.
Keberagaman dalam moderat seharusnya menjadi sebuah cara beragama yang lapang dan sikap terbuka. Sikap terbuka ini akan berdampak pada keharmonisan sosial bagi antar agama. Hal ini menjadi toleransi setiap orang untuk mendapatkan keberkahan atas apa yang mereka anut atau yakini dan akibatnya rasa saling bekerja sama akan muncul begitu pula dengan rasa saling menghormati satu sama lain. Untuk itu fitrah manusia adalah suci yang menurut saya adalah rasa temu yang bertujuan untuk membangun kehidupan secara efektif sebagai mahluk tuhan yang rahmat bagi seluruh umat manusia.
Semoga dalam tulisan ini dapat mengambil manfaat dan semakin meningkatkan rasa kerukunan antar agama.para pejuang membangun bangsa ini dengan rasa kerukunan bukan rasa permusuhan.

Penulis :Muhammad Ianm Muttaqin

Exit mobile version