Oleh : Tria Syafa’atun
Salah satu tugas yang harus dijalankan oleh mahasiswa KKN Reguler dari Rumah (KKN-RDR) UIN Walisongo Semarang adalah menjalankan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan suatu upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat atau merubah perilaku masyarakat menjadi lebih baik dan sehat, seperti melakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan balita dan penyuluhan kesehatan para ibu dan balita.
Menurut WHO, kelompok usia balita adalah 0-60 bulan. Anak balita adalah anak yang telah mencapai usia diatas satu tahun atau lebih popular dengan pengertian anak dibawah lima tahun. Pemantauan tumbuh kembang balita sangat penting dilakukan sebagai upaya untuk memantau perkembangan dan mengidentifikasi adanya gangguan pertumbuhan sejak dini. Pemantauan ini dapat dilakukan di berbagai pelayanan kesehatan masyarakat, seperti posyandu.
Posyandu adalah wadah pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh, dari, dan untuk masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu, bayi dan balita pada khususnya. Kegiatan posyandu di desa Tlogorejo ini sudah dilakukan secara rutin. Namun, ada permasalahan yang didapatkan oleh kader di Posyandu Tlogorejo ini, dimana kader mengalami keterbatasan dalam jumlah tenaga kesehatan yang menangani pelaksanaan kesehatan bayi dan balita.
Melihat adanya permasalahan tersebut, maka Tria, Dyah, Uyun dan Ilmi mahasiswa KKN Reguler dari Rumah (KKN-RDR) ke 75 UIN Walisongo Semarang tergerak untuk terjun dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Posyandu Tlogorejo. Adapun kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah membantu pendataan balita, pemberian gizi, pengukuran tinggi badan dan berat badan. Dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa KKN-RDR 75 UIN Walisongo tersebut, diharapkan dapat membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan posyandu.
(*)
