
Patinews.com – Batangan, (Jum’at, 27 Januari 2017) bertempat. di Desa Raci Kecamatan Batangan Pati telah dilaksanakan “Peresmian gudang garam nasional sentra bisnis Kabupaten Pati” oleh Dirjen Pengolahan Ruang Laut Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia Bramantya Satyamurti Purwadi. ST, yang dihadiri oleh 200 orang tamu undangan.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Firman subagyo,SE.MH (Anggota DPR RI komisi IV), Kepala DKP Prov Jateng (Ir.Lalu M.Syafriadi.MM), PLT Bupati Pati (HM. Budiyono), Dandim 0718 Pati ( Letkol Inf.Andri amijaya kusuma .S.Sos), Kapolres pati (AKBP Ari wibowo Sik), DPRD Pati (Adji sudarmaji), Kepala DKP Kab Pati (Sujono).
Selain itu hadir juga segenap Muspika kecamatan Batangan, Kecamatan Trangkil, Wedarijaksa dan Juwana. Kepala Desa dan perangkat desa Raci, serta Kelompok Petani Garam kecamatan Batangan.
Dalam sambutannya, PLT Bupati Pati HM. Budiyono mengatakan, “siang ini kami hadir bersama – sama untuk menyaksikan peresmian gudang garam nasional yang akan diresmikan Dirjen KKP, ini merupakan suatu komitmen dan tanggung jawab seorang pejabat yang diharapkan masyarakat kabupaten Pati”.
“Pati merupakan sentra penghasil garam, ini merupakan tantangan kita untuk berupaya meningkatkan produksi garam yang kita buat, sehingga masyarakat penghasil garam akan mempunyai target yang besar”.
“ini merupakan salah satu bentuk upaya untuk memperbaiki hasil produksi garam yang baik sehingga akan menghasilkan kualitas yang baik, gudang garam nasional ini merupakan harapan kita semua”.
“kita mempunyai 60 km bibir pantai dan 4 kecamatan, yakni kecamatan Batangan, Wedarijaksa, Trangkil dan Juwana merupakan penghasil garam yang luar biasa”.
“Gudang garam nasional mudah – mudahan membawa kemanfaatan dan memicu para petani sebagai sentra garam terbesar se Indonesia dan bermanfaat bagi masyarakat garam kabupaten Pati”, pungkas Budiyono.
Firman Soebagyo, selaku Anggota DPR RI komisi IV asal Pati menyampaikan, “Kami memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Dirjen pengolahan ruang laut kementrian kelautan dan perikanan republik indonesia bapak Bramantya satyamurti purwadi, kami menginginkan bagaimana meningkatkan petani garam dengan merubah sistem kita”.
“ini merupakan sebuah fenomena yang luar biasa, Indonesia negara agararis nomer 2 di dunia, kenapa garam masih import dari luar negri? ini jangan didiamkan saja, garam merupakan salah satu makna yang luar biasa, garam merupakan hak – hak yang strategis dan femomenal, yang merupakan emas putih di Jerman, sekarang harga garam kita jauh dibawah daging sapi, bagaimana sebenaranya kehidupan petani kita karena garam yang di beli murah”.
“Kami merespon apa yang disampaikan kepala DKP pati, agar dibentuk sentra – sentra garam nasional, agar di tindak lanjuti dengan koperasi garam”.
“Petani garam jangan sampai dimainkan Tengkulak, kami juga membuat gagasan, garam dari air kita bikin kristal dan di cairkan menjadi garam cair, kita coba wujudkan dengan membuat garam cair ini merupakan salah satu trobosan baru”.
“saya atas nama warga Pati yang senantiasa mengawal program komisi IV dan saya sudah berdiskusi dengan bu menteri, bagaimana untuk penguatan, sisi perikanan maupun sisi garam, dan sangat konsen meningkatkan petani nelayan pantai”.
Dirjen KKP, Bramantya Satyamurti Purwadi,ST dalam paparannya menyampaikan, “gudang garam nasional ini dapat menjadi dukungan petani garam agar menjadi lebih sejahtera. Kualitas dan kuantitas sangat penting, garam cair hanya digunakan untuk industri kimia, bahwa kita sepakat untuk memuliakan petani garam sebagai bagian masyarakat indonesia”.
“Konsolidasi lahan yang digunakan gudang garam nasional di pati tidak 15 hektar tapi 22 hektar, gudang garam nasional ini akan dikelola oleh koperasi mutiara laut mandiri dan akan menampung garam rakyat”.
“kami KKP akan koordinsasi akan meniadakan import garam, garam harus lebih suport agar mandiri dan produksi garam yang lebih berkualitas, dengan petani garam dan mewujudkan swasembada garam, agar bantuan pemerintah dapat dimanfaatkan dengan baik, untuk dijaga, di rawat dan di gunakan untuk kesejahteraan rakyat”.
Acara dilanjutkan peresmian gudang garam nasional oleh Dirjen Kelautan dan Perikanan, dengan ditandai penandatangan prasasti, Penyeraha kunci gudang, penyerhan kunci mobil angkut garam dan Penyerahan bantuan palstik garam. (Patinews.com – ht)