
Patinews.com – Juwana, Pergantian malam tahun baru tinggal satu hari lagi, seperti tahun – tahun sebelumnya, momen – momen saat inilah yang dimanfaatkan oleh penjual terompet yang tampak sudah terlihat berjualan di titik – titik strategis di keramaian kota Juwana, Pati.
Salah satunya pak Yanto, warga Desa Kauman Juwana ini selalu berjualan terompet tahun baru. Pak Yanto memilih tempat berjualan terompet dagangannya itu di sekitar perempatan Jalan Pangeran Diponegoro tepatnya di desa Kauman kecamatan Juwana, menurutnya tempat ini adalah tempat strategis di Juwana yang kata pak yanto sering banyak pembelinya.
Terompet, ternyata tak hanya dibeli oleh anak – anak, namun juga remaja hingga dewasa turut meminatinya. “Tak hanya anak anak saja, remaja bahkan orang dewasa pun ikut membeli terompet”, ucap pak yanto sambil tersenyum.
Barang dagangannya itu dia beli dari pengrajin terompet yang bernama pak wan asal Purworejo, dia membeli terompet dari yang ukuran kecil sampai yang tanggung bahkan ada juga yang besar. Untuk harga terompet yang kecil, pak yanto menjualnya seharga 5 ribu dan yang tanggung ada yang 15 ribu ada pula yang 20 ribu dengan motif selera pembeli, untuk yang spesial terompet besar pakai angin pak yanto menjualnya seharga 25 ribu.
Dan rata – rata penjual terompet di sekitar Juwana ini ada yang dari Desa Growong, Kecamatan Jaken, Kabupaten Rembang bahkan ada yang dari Lamongan (Jawa Timur) untuk berjualan di Juwana. Pak Yanto menjelaskan, untuk sementara ini penjualannya belum begitu ramai, namun pihaknya percaya mendekati pada hari H besok, terompet dagangnya itu bakal laris manis, tapi yang jadi kendala oleh para penjual terompet ini adalah faktor cuaca yang tidak mendukung apa lagi ini masuk musim penghujan.
Harapan semua penjual terompet di juwana ini, khususnya pak yanto berharap, “semoga di malam pergantian tahun besok gak ada hujan, biar ramai dan lebih meriah dari tahun – tahun sebelumnya”, tutur pak Yanto, penjual terompet tahun baru di juwana. (Patinews.com/ fas)