
Seorang narapidana pria berusia 28 tahun memotong alat kelaminnya. Kabarnya pria itu melakukan perbuatan yang akan menyakiti dirinya itu untuk mendapatkan surga. Pria berinisal IS itu merupakan warga Desa Buntu Mandong Enrekang Sulawesi Selatan. Sejak tiga pekan lalu dirinya menghuni Rumah Tahanan Kelas II B Enrekang. Kasus dugaan penganiayaan terhadap pamannya merupakan penyebab dirinya harus berada dibalik terali besi. Latar belakang IS adalah seorang guru yang merupakan lulusan dari Perguruan Tinggi di Makassar. Pada saat IS masuk ke Rutan, dirinya sempat diminta untuk mengajar di Rutan oleh Chaidir. Tetapi karena merasa tidak percaya diri IS pun menolak tawaran tersebut. Chaidir mengutarakan permintaannya itu pada saat baru pertama kali bertemu dengan IS. Tetapi setelah itu seisi hotel prodeo dibuat kaget atas sebuah kejadian yang dilakukan oleh IS. Tidak ada yang menyangka jika IS melakukan hal konyol itu, pasalnya selama ini dirinya selalu berperilaku baik.
Baca Juga : Beli Aksesoris Motor Murah di Toko Online Terpercaya
Untuk lebih jelasnya berikut fakta menarik tentang IS tahanan yang memotong alat kelaminnya sendiri diantaranya yaitu :
- Pertama tama IS mengambil silet dari sebuah ruangan yang ada didalam Rutan tersebut. Keberadaan silet diruangan tersebut biasanya akan digunakan oleh para tahanan pada saat belajar untuk membuat kerajinan tangan. IS mengambil silet diruangan tersebut pada saat semua orang sedang ada kerjaan di Ruang Kerajinan di Rutan. Tubagus M Chaidir selaku Kepala Rutan Enrekang mengatakan tidak ada seorang pun yang mengetahui jika IS akan melakukan pemotongan organ tubuhnya. Setelah silet didapatnya IS lalu keluar ruangan dan masuk kedalam kamar mandi. Didalam kamar mandi IS memotong alat kelaminnya lalu membuangnya kedalam kloset.
- Setelah alat kelaminnya terpotong IS pun keluar kamar mandi dan bersikap seolah olah tidak terjadi apa apa. Kemudian adanya seorang tahanan lain yang masuk kedalam kamar mandi lalu menyiram sesuatu yang masih terapung didalam kloset. Dan ternyata benda yang mengapung itu tidak mudah untuk ditenggelemkan. Dan benda itu bukanlah benda sembarangan karena benda itu merupakan alat vital yang telah terlepas dari tubuh IS. Tahanan lain yang menemukan hal tersebut langsung berteriak.
- Kabar yang menghebohkan ini sampai hingga ke telinga pengawas Rutan, dan langsung menjenguk IS lalu memperlihatkan bekas potongannya. IS pun segera dilarikan ke rumah sakit, dan sempat dicarinta alat vital yang telah terpotong tersebut dengan tujuan akan disambungkan lagi nantinya. Tetapi kan potongan alat vitalnya telah dibuang ke kloset dan telah disiram dengan air sehingga tidak bisa disambungkan.
- Meski alat vitalnya sudah terlanjur dipotong tetapi IS sama sekali tidak menyesali dengan apa yang telah dilakukannya. Sekarang ini IS sedang menjalani perawatan instensif di Rumah Sakit dan sudah mulai dijenguk oleh para keluarganya dan bahkan pacarnya.
- Chaidir mengatakan alasan IS memotong alat vitalnya adalah karena dirinya telah melakukan perintah Tuhan dan itu sebagai syarat untuk masuk Syurga.
Itulah fakta menarik tentang IS tahanan yang memotong alat kelaminnya sendiri. Menurut berita terkini Sulawesi Selatan Tubagus M Chaidir selaku Kepala Rutan Enrekang mengatakan pihak Rumah Sakit harus memeriksa kondisi kejiwaan IS, pasalnya selama dirawat IS selalu mempersuasi orang orang yang menjenguknya untuk turut masuk syurga. Dan yang lebih anehnya lagi sepertinya IS tidak merasakan rasa sakit meski alat vitalnya telah terpotong.





