Hasil Muscab Pramuka : Kak Hasiroh Hafidz Terpilih Menjadi Ka. Kwarcab Rembang
Rembang – PATINEWS.COM,
Guna terwujudnya anggota Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Rembang yang cerdas, berkarakter, berdaya saing, serta berpatisipasi dalam perkembangan daerah dan pengabdian masyarakat, Kwartir Cabang (Kwarcab) Rembang mengadakan kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kwarcab Rembang tahun 2021, digelar di Pendopo Museum R.A Kartini, Selasa (23/3/2021).
Ketua Kwartir Cabang Rembang Periode 2016 – 2021 Kak Bayu Andriyanto mengatakan, posisinya sebagai Ketua Kwarcab berakhir. Maka diadakan Muscab ke-17 ini, guna untuk menjalankan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD-ART), sehingga tongkat estafet kepemimpinan Pramuka di Kabupaten Rembang bisa terus berkesinambungan.
“Saya sebagai Ketua Kwarcab Rembang 2016–2021 telah berakhir,” tuturnya.
Dalam Muscab ini posisi Kak Bayu Andriyanto digantikan oleh Kak Hasiroh Hafidz, yang terpilih secara aklamasi dari 14 Kwartir Ranting. Kak Hasiroh merupakan isteri dari Ketua Majelis Pembimbing Cabang sekaligus Bupati Rembang, Kak Abdul Hafidz.
Kak Hasiroh mengaku sejak kecil sudah senang dengan kegiatan Kepramukaan. Ia lebih dulu akan melakukan konsolidasi internal, supaya saling mengenal dengan sesama pengurus. Supaya program-program yang nantinya dilakukan akan mendapatkan dukungan bersama.
“Kalau kenal akan sayang, kalau sudah sayang, apa yang kita lakukan insyaallah ditanggapi dengan baik. Semoga amanah ini akan kami jalankan dengan baik. Yang penting seneng dulu,” beber Kak Hasiroh.
Sementara itu, Ketua Majelis Pembimbing Cabang atau Bupati Rembang, Kak Abdul Hafidz menyampaikan terima kasih atas pengabdian Kak Bayu Andriyanto. Ia menganggap Kak Bayu adalah mitra, kawan, dan saudara.
“Ini penting, karena pondasi hidup kita harus tetap menjalin persaudaraan,” tandasnya.
Kegiatan Muscab ini juga diharapkan adanya peran Pramuka dalam membantu penanggulangan pandemi Covid-19. Bahwa Gerakan Pramuka dapat menjadi solusi dalam hal menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan bela negara, terlebih di masa pandemi ini. Mengokohkan rasa nasionalisme dalam menghadapi pandemi ini sangat penting, karena untuk menghadapi pandemi covid-19 harus bersama-sama dalam kegotong royongan.
(*)
