Hadiri Pertemuan GOW di Agro Jolong, Plt Bupati Pati Ajak Organisasi Perempuan Jadi Motor Ekonomi Lokal

[image: 3be29b1d-2072-4fd9-90c3-be6c7cd367f1.jpg] Hadiri Pertemuan GOW di Agro Jolong, Plt Bupati Pati Ajak Organisasi Perempuan Jadi Motor Ekonomi Lokal
PATINEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Kali ini, giliran sektor organisasi perempuan yang dibidik untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menggerakkan roda perekonomian lokal.
Hal tersebut ditegaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat menghadiri kegiatan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pati yang digelar di destinasi wisata Agro Jolong, Selasa (26/5/2026).
Agenda strategis ini turut dihadiri oleh Ketua GOW Kabupaten Pati, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Pati, serta seluruh jajaran ketua dan pengurus organisasi wanita se-Kabupaten Pati.
GOW Sebagai Mitra Penggerak Ekonomi Kerakyatan Dalam arahannya, Plt Bupati Pati memberikan gambaran komprehensif mengenai peta jalan pemerintah daerah dalam menggerakkan ekosistem ekonomi mikro. Salah satu instrumen kebijakan yang disoroti adalah kewajiban pelaksanaan kegiatan pembelajaran luar kelas (outing class) bagi pelajar TK hingga SMP yang wajib dilakukan di dalam radius domestik Kabupaten Pati.
Kebijakan proteksi ekonomi lokal ini dinilai terbukti memberikan efek domino yang positif bagi sektor pariwisata daerah, geliat pelaku UMKM, hingga sektor transportasi lokal. Chandra berharap, emansipasi GOW tidak lagi sebatas pada ruang sosial, melainkan merambah ke sektor ketahanan ekonomi keluarga.
“Teman-teman GOW harus punya peran ekonomi di masyarakat, karena ke depan, organisasi-organisasi seperti inilah yang menjadi partner pemerintah untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan dan ekonomi lokal,” ujar Risma Ardhi Chandra di hadapan ratusan kader GOW.
Jembatan Informasi dan Penguatan Sektor UMKM Lebih lanjut, Chandra meminta seluruh jajaran pengurus GOW untuk bertindak aktif sebagai jembatan informasi dua arah antara masyarakat bawah dengan pengambil kebijakan di pemerintahan. Karakter organisasi perempuan yang luwes dinilai sangat efektif untuk menyerap aspirasi riil para pelaku UMKM perempuan di tingkat desa yang selama ini belum tersentuh bantuan.
“Harapan kami teman-teman GOW ini, lebih banyak informasi yang bisa diinformasikan ke Pemkab, karena kami konsen sekali supaya UMKM di Kabupaten Pati ini bisa bergerak maju,” tambahnya.
Melalui forum diskusi di alam terbuka Agro Jolong ini, komitmen sinergitas antara Pemkab Pati dan GOW diharapkan semakin solid demi mewujudkan iklim ekonomi daerah yang mandiri, inklusif, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
#pati #jateng #jangkauan #virals #fyp
Exit mobile version