
Patinews.com – Gunungwungkal, (Sabtu, 7 Januari 2016), Bertempat di Kantor kelompok tani “TANI MULYA MANDIRI”, Desa Sidomulyo Kecamatan Gunungwungkal, telah di laksanakan kunjungan kepada kelompok penerima bantuan alat pengolah Komoditi Kopi tahun 2016 Oleh IKKP (Ikatan Keluarga Kabupaten Pati ) oleh H. Firman soebagyo, SE.MH anggota MPR/DPR RI yang juga selaku ketua umum IKKP.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Moh Setyadi (Anggota DPRD dari fraksi Golkar), Sukahar (BPK Gunungwungkal), Kepala desa Sidomulyo Bpk Giyanto, Muttaqin (Ketua Poktan Tani mulya mandiri), Anggota poktan dan Masyarakat desa Sidomulyo.
Dalam sambutannya, Gunawan selaku pembina poktan tanimulya mandiri mengatakan, “Kelembagaan kita harus kuat, lahan harus ada, semuanya perlu komitmen dan kerjasama atas terwujudnya kelompok tani mulya mandiri kita yang alhamdulillah sudah ditinjau langsung ke lokasi oleh bpk Firman soebagyo dan dinyatakan Joss gandos dan membanggakan. Dan wacananya akan maju ke Propinsi mewakili poktan dari kabupaten Pati yang bergerak dibidang Kopi”.
Sementara itu, H. Firman soebagyo selaku anggota MPR/DPR RI, menyampaikan, “Saya selaku anggota Dewan ini adalah tugas saya untuk ketemu Poktan Tani mulya mandiri untuk mendengarkan aspirasi dari masyarakat. Merupakan tugas kami masa reses/ turun kedaerah pilihanya masing2 utk menyerap aspirasi masyarakat dan mengevaluasi hasil dari bantuan dari dewan. Bahkan dalam Undang – undang, anggota dewan diwajibkan untuk turun ke daerah pilihannya kalau tidak turun ini juga termasuk pelanggaran”.
“Dan alhamdulillah warga dari pati ada yang jadi anggota dewan dipusat sehingga bantuan – bantuan untuk wilayah Pati lancar termasuk Hand tracktor 150 unit dan masih banyak lagi bantuan yang lain. Semuanya adalah untuk rakyat bukan hanya untuk pengurus kelompok tani saja”.
“Saya akan usulkan pak Bupati, agar kopi asli pati ini diharapkan bisa dikonsumsi untuk warga Pati mulai dari pegawai negrinya, warung – warung kopi serta restauran di Pati, akan kita budayakan untuk konsumsi Kopi asli Pati”, tegas Ketua IKKP tersebut. (Patinews.com/ htd)