DPRD Pati Soroti Serangan Hama Tikus dan Kera Liar di Pati Selatan

DPRD Pati Soroti Serangan Hama Tikus dan Kera Liar di Pati Selatan

PATI – Warsiti menyoroti persoalan hama pertanian yang dinilai semakin meresahkan petani di wilayah Pati Selatan saat memasuki musim kemarau.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati itu mengatakan kondisi cuaca saat ini membuat banyak tanaman pertanian mengalami gangguan, terutama akibat serangan hama tikus.

“Petani sangat memperhatikan kondisi pertanian, apalagi di Pati Selatan sekarang banyak hama. Kondisi musim kemarau membuat banyak tanaman diserang tikus,” ujarnya.

Menurut Warsiti, serangan hama tersebut menyebabkan sejumlah tanaman milik petani tidak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Ia meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk meminimalisir dampak yang dirasakan petani.

Selain hama tikus, ia juga menyoroti keberadaan kawanan kera liar dari kawasan hutan di wilayah selatan Kabupaten Pati yang disebut semakin sering merusak tanaman warga.

“Hama tikus masih ada, ditambah kera di wilayah selatan bagian hutan. Banyak petani yang menanam jagung merasa resah karena tanamannya diserang,” katanya.

Ia menjelaskan, wilayah Larangan hingga kawasan selatan menjadi daerah yang cukup terdampak serangan kera liar tersebut. Menurutnya, meskipun satwa itu termasuk hewan yang dilindungi, populasi yang cukup banyak telah mengganggu aktivitas pertanian masyarakat.

Warsiti mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Pertanian Kabupaten Pati, guna membahas penanganan hama di wilayah selatan.

“Kami sudah bertemu dengan OPD dan Dinas Pertanian. Hama tikus di bagian selatan menjadi catatan untuk segera diminimalisir melalui langkah pencegahan maupun bantuan kepada petani,” tandasnya.

Persoalan serangan hama tersebut dinilai menjadi ancaman serius bagi produktivitas pertanian masyarakat, khususnya menjelang musim tanam di kawasan selatan Kabupaten Pati.

Exit mobile version