Bus ALS Tabrakan dengan Truk Tangki di Muratara, 16 Tewas; Jasa Raharja Pastikan Seluruh Korban Dijamin

Bus ALS Tabrakan dengan Truk Tangki di Muratara, 16 Tewas; Jasa Raharja Pastikan Seluruh Korban Dijamin

 

Musi Rawas Utara – Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Lintas Sumatera. Sebuah bus ALS terlibat tabrakan dengan truk tangki minyak di kawasan Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, Kamis (7/5/2026). Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.

 

Pasca kejadian, PT Jasa Raharja bergerak cepat memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan dan jaminan sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut dilakukan melalui pendataan korban secara proaktif, penerbitan surat jaminan perawatan, hingga pendampingan langsung kepada korban dan keluarga di rumah sakit.

 

Sebagai bentuk memastikan pelayanan berjalan optimal, Jasa Raharja bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan Korlantas Polri melakukan peninjauan langsung ke RSUD Rupit serta lokasi kecelakaan pada Kamis (7/5/2026).

 

Rombongan dipimpin Direktur Jenderal Perhubungan Darat yang juga Komisaris Utama Jasa Raharja, Aan Suhanan, didampingi Direktur Operasional Jasa Raharja Ariyandi, Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal, serta Kepala Divisi Pelayanan Jasa Raharja Hervanka Tri Dianto.

 

Direktur Operasional Jasa Raharja Ariyandi menegaskan bahwa seluruh korban dijamin berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964.

 

“Untuk korban luka-luka dijamin biaya perawatan oleh Jasa Raharja sampai dengan maksimal Rp20 juta. Sedangkan korban meninggal dunia mendapatkan santunan sebesar Rp50 juta yang diberikan kepada ahli waris sah,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, sejak awal kejadian petugas Jasa Raharja telah berkoordinasi dengan kepolisian dan rumah sakit guna mempercepat proses pendataan serta penerbitan surat jaminan (guarantee letter), agar korban dapat segera memperoleh perawatan tanpa terkendala administrasi.

 

“Kami menyampaikan prihatin atas kejadian ini. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan korban yang sedang dirawat segera diberikan kesembuhan,” tambah Ariyandi.

 

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan turut menyampaikan duka mendalam atas kecelakaan tersebut. Ia berharap seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik.

 

“Kami menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini. Mudah-mudahan korban meninggal dunia diterima Allah SWT dan korban luka segera pulih,” ungkapnya.

 

Aan menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.39 WIB dan hingga kini penyebab pasti masih didalami oleh pihak kepolisian.

 

Di sisi lain, Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal menyebut pihaknya tengah melakukan investigasi menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mengungkap secara rinci kronologi kecelakaan.

 

“Hari ini kami melaksanakan investigasi melalui Traffic Accident Analysis untuk membuat terang kasus kecelakaan lalu lintas ini. Hasilnya nanti akan kami pertanggungjawabkan secara hukum,” tegasnya.

 

Menurut Faizal, sebagian korban telah diberangkatkan ke Palembang untuk proses identifikasi lanjutan. Sementara itu, masih terdapat tiga korban yang menjalani perawatan intensif di RSUD Rupit.

 

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan berlalu lintas, khususnya pada jalur rawan kecelakaan di lintas Sumatera yang memiliki mobilitas kendaraan tinggi setiap harinya.

 

 

Exit mobile version