REMBANG – Dalam rangka memastikan kesiapan menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta ancaman bencana alam, Polres Rembang menggelar Apel Gelar Pasukan Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Bencana Alam Tahun 2026 di halaman Mapolres Rembang, Rabu (5/8/2026).
Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Rembang AKBP Muhammad Solikhin Fery, S.I.K., M.Si. dan diikuti unsur TNI, Pemerintah Kabupaten Rembang, BPBD, Basarnas, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Damkar, serta personel gabungan dari berbagai satuan.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas maupun bencana alam yang dapat terjadi di wilayah Kabupaten Rembang. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang Dr. Fahrudin, S.H., M.H., CFrA. mewakili Bupati Rembang, perwakilan Kodim 0720/Rembang, Pos TNI AL Rembang, para pejabat utama Polres Rembang, Kapolsek jajaran, serta pimpinan instansi terkait.
Dalam amanatnya, Kapolres Rembang menegaskan bahwa apel gelar pasukan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk kesiapan nyata seluruh unsur dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi darurat.
” Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama. Oleh karena itu, kesiapsiagaan, sinergi, dan tindakan yang cepat serta tepat menjadi kunci dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas maupun bencana alam,” tegas Kapolres.
Kapolres menjelaskan bahwa Kabupaten Rembang memiliki karakteristik wilayah yang berpotensi mengalami berbagai bencana seperti banjir, angin kencang, tanah longsor di beberapa wilayah, hingga kebakaran. Selain itu, dinamika sosial masyarakat juga menuntut seluruh aparat untuk selalu siap mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu stabilitas wilayah.
Ia menekankan pentingnya kesiapan personel, sarana prasarana, sistem komunikasi, serta koordinasi lintas sektoral agar setiap instansi mampu bergerak secara cepat, terpadu, dan efektif ketika menghadapi situasi darurat.
Kapolres juga mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, BPBD, Basarnas, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, para relawan, hingga seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kekuatan utama dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kepada seluruh peserta apel, Kapolres memberikan sejumlah penekanan, di antaranya meningkatkan keimanan, disiplin, dan tanggung jawab dalam bertugas, mengoptimalkan deteksi dini serta pemetaan daerah rawan, memastikan kesiapan personel dan peralatan, memperkuat koordinasi antarinstansi, serta memberikan pelayanan yang cepat, humanis, dan profesional kepada masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga kerukunan, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan maupun bencana.
Usai pelaksanaan apel, Kapolres Rembang didampingi para pejabat terkait melakukan pemeriksaan langsung terhadap kesiapan personel, kendaraan dinas, alat komunikasi, serta perlengkapan penanggulangan bencana sebagai langkah memastikan seluruh kekuatan operasional berada dalam kondisi siap digunakan kapan pun dibutuhkan.
Melalui apel gelar pasukan ini, Polres Rembang berharap sinergitas lintas instansi semakin solid sehingga mampu memberikan respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam menghadapi setiap potensi gangguan kamtibmas maupun bencana alam, sekaligus menjaga situasi Kabupaten Rembang tetap aman, tertib, kondusif, dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.






