Antisipasi Musim Hujan, GPK Rembang Bentuk Satgas Tanggap Bencana
REMBANG, PATINEWS.COM
Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Kabupaten Rembang, Mujib Elmuis mengadakan pertemuan penting untuk menyambut musim hujan yang segera tiba, GPK Kabupaten Rembang melakukan terobosan – terobosan penting, salah satunya membentuk satuan unit untuk penanganan tanggap bencana.
GPK Kabupaten Rembang membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang dinamakan Brigade Ka’bah Tanggap Bencana, disingkat (BAKANCANA).
Mujib el-Muis, akan melakukan program – program yang digariskan partai, salah satunya patuh pada instruksi dan arahan pimpinan pusat GPK. Dengan membentuk satuan tugas tanggap bencana diharapkan Kabupaten Rembang bersiap menghadapi musim hujan.
Acara ini dihadiri oleh H. Abdul Azis anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari fraksi PPP, beliau mendampingi GPK Kabupaten Rembang untuk pembentukan satgas tanggap bencana dan mensukseskan agenda partai dan bersiap menghadapi Pemilu Kepala Daerah Kabupaten Rembang.
GPK Rembang melakukan kegiatan sesuai arahan pimpinan pusat GPK dalam hal penanggulangan bencana, khususnya penanganan pandemi virus Corona (covid 19).
Acara ini berlangsung Kamis, 29 Oktober 2020 di Meeting Room Girlie, Rembang, Jateng. Dihadiri oleh BPBD Jateng, BPBD Rembang, Abdul Aziz anggota Komisi E DPRD Provinsi Jateng.
Dalam pertemuan itu, menghasilkan keputusan terpilih sebagai ketua BAKANCANA adalah seorang aktivis dan anggota Fraksi PPP DPRD Rembang, Sumardi.
Selanjutnya, kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh BPBD Jateng. Tujuannya untuk meningkatkan kemitraan antara Pemerintah dan masyarakat, khususnya para pemuda dalam program penanganan wabah Covid-19 sebagai bencana nasional.
Momen ini mewadahi semangat para pemuda dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, dengan kegiatan yang positif dan diharapkan bisa memberikan semangat pemuda.
Dalam kesempatan itu, Abdul Aziz selaku Komisi E DPRD Jateng mengatakan, “dengan semangat Sumpah Pemuda ini, BAKANCANA tidak hanya bergerak untuk sosialisasi pentingnya protokoler kesehatan untuk menahan laju persebaran wabah,” terangnya.
lanjut Abdul Aziz, bagaimana BAKANCANA melanjutkan dan mensukseskan bhakti sosial dalam upaya pencegahan bencana dengan aksi-aksi nyata, misalnya penghijauan dan penanaman bibit mangrove untuk mengurangi tingginya abrasi di wilayah pantai.
Penulis : Fikrul Umam
