Acara Mauludan di Musholla Annur Desa Ngemplak Kidul, Ajarkan Cinta Nabi Sejak Dini
MARGOYOSO, PATINEWS.COM
Penulis : Imam Muhlis Ali*
Margoyoso Pati, 29/10/2020,
Untuk membentuk kepribadian anak-anak agar selalu mencintai Nabi Muhammad SAW, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari pendidikan dirumah, disekolah dan dimasyarakat. Salah satunya yakni mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan dimusholla.
Tepat pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tanggal 12 Rabi’ul Awwal 1442 H atau sekarang bertepatan tanggal 29 Oktober 2020 M, remaja musholla Annur RT 06 RW 04 Desa Ngemplak Kidul Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati mengadakan rangkaian kegiatan mauludan.
Beberapa jenis yang di lombakan antara lain mendengarkan sejarah Nabi Muhammad SAW dan selanjutnya akan diberi pertanyaan, lomba shalawatan (puji-pujian khas menjelang sholat dimusholla kampung), lomba berwudlu dan sholat dan lomba adzan.
Disamping itu ada lomba permainan seperti balap karung, balap kelereng, makan kue ‘moho’ khas anak kampung.
Acara lomba ini diikuti oleh anak-anak yang setiap harinya berjama’ah sholat dan berjanjen shalawat. Juga boleh diikuti anak-anak sekitar musholla luar RT.
“Ini yang mengikuti lebih dari 30 an anak laki-laki dan perempuan mulai TK sampai.kelas 6 SD/MI. Dan sebagai jurinya adalah para mahasiswi KKN UIN Walisongo Semarang,” kata salah satu panitia.
Dari pantauan penulis yang juga termasuk panitia lomba, ternyata antusias peserta dan penonton cukup banyak yang menyaksikan. Insyaallah ditahun-tahun kedepannya akan lebih dikembangkan jenis lomba.
“Kami mahasiswi KKN senang dilibatkan dalam acara ini,” kata salah satu juri mahasiswi.
Acara maulydan tahun ini mengambil tema “Meneladani Nabi Muhammad SAW dan meneruskan perjuangan para ulama’, santri serta pahlawan”, Para remaja musholla dengan dibimbing pengurus musholla ini bersama mengadakan acara perlombaan.
Tujuan acara perlombaan ini bukan semata-mata sekedar unjuk kebolehan bersaing antar anak-anak generasi tapi tentunya lebih ditekankan pada belajar meneladani Nabi, Ulama Kyai dan pejuang islam, bekerja sama dan saling menghargai.
Juga yang lebih penting pasca lomba anak-anak kedepannya mampu meneruskan tradisi ahlussunnah wal jama’ah seperti berjanjenan, mauludan, berziarah, tahlil, manqiban dan lainnya.
“Iya, ini sebagai salah satu cara agar anak-anak senang dengan keagamaan. Apalagi ini pas momentum acara mauludan dan kebetulan berbarengan dengan peringatan hari santri dan sumpah pemuda,” tutur salah satu pengurus musholla.
Acara kegiatan tahunan mauludan ini mulai tanggal 1 sampai 12 rabi’ul awal seperti umumnya diisi dengan berjanjenan (bacaan kitab barzanzi shalawat).
Sebenarnya tidak hanya pada saat momentum itu saja, setiap hari kita dianjurkan mbaca shalawat dan.berharap mendapat berkah serta syafa’at (pertolongan) besok dihari kiamat.
Puncak acara mauludan di musholla Annur ditutup dengan do’a khataman dan tahlil kirim do’a untuk para sesepuh pinisepuh, orang tua, kyai, jama’ah yang sudah meninggal dunia.
*)
– Anggota Pengurus LTMNU Cabang Pati
– Anggota Ansor dan Banser Kecamatan Margoyoso
– Mengajar di MI Darun Najah Ngemplak Kidul







