• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

Tradisi Bedug Dhandang Kontemporer Prawoto, Sambut Bulan Ramadhan

patinews.com by patinews.com
26 Mei 2017
in Berita, Budaya, event
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tradisi Bedug Dhandang Kontemporer Prawoto, Sambut Bulan Ramadhan

Tradisi Bedug Dhandang Kontemporer Prawoto, Sambut Bulan Ramadhan

71
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter
Tradisi Bedug Dhandang Kontemporer Prawoto, Sambut Bulan Ramadhan
Tradisi Bedug Dhandang Kontemporer Prawoto, Sambut Bulan Ramadhan

Patinews.com – Sukolilo, Alun-alun Prawoto sebagai bangunan kebanggaan warga Prawoto, hari ini, Jum’at, 26 Mei 2017 mengadakan even bedug dhandang dalam menyambut bulan suci Ramadahan yang ke 1438 H. Bedug dhandang sendiri merupakan suara bedug yang ditabuh berulang-ulang sebagai pertanda dimulainya bulan suci Ramadhan. Acara bedug dhandang di Prawoto pada tahun ini terasa meriah karena dikemas dalam festifal budaya ramadhan dengan berbagai even seperti bedug dhandang, panggung ramadhan, lomba tong tek, buka puasa bersama, parade bedug, dan takbir akbar.

Bedug dhandang Prawoto berbeda dengan Dhandangan di Kudus maupun Dug Deran yang ada di Semarang. Bedug dhandang di Prawoto memiliki ciri khas menggunakan bedug tajidor dengan alunan khas bedug di masa lalu. Alunan bedug dhandang sendiri digawangi oleh Bapak Pitoyo warga asli Prawoto dengan sentuhan improve tradisional, seperti lagu Astaghfirullah, Syi’ir Gus Dur Tanpo Waton, Kereta Jawa, dan lain-lain. Acara sendiri banyak disaksikan warga Desa Prawoto maupun diluar Desa Prawoto.

RelatedPosts

DPRD Pati Matangkan Perda Pilkades, Targetkan Pemilihan Kepala Desa Lebih Berkualitas

Banyak Desa di Pati Belum Punya Kades Definitif, DPRD Kebut Penyusunan Perda Baru

Emergency Plumber vs Routine Plumber: Which Service Should You Choose?

Selain sebagai hiburan warga, even ini mampu menggerakkan pasar ekonomi warga Prawoto dan sekitarnya. Antusiasme terlihat dari masyarakat prawoto yang memadati area alun-alun untuk bersemangat dalam menonton bedug dhandang meskipun lokasi sedang di guyur hujan. Harapan warga Prawoto semoga festival budaya ramadhan akan menjadi tradisi rutin setiap tahun dibumi kasunanan prawoto tercinta ini, sehingga kedepannya akan lebih baik dan lebih meriah lagi. Ujar A.W warga Prawato.

Menurut Tri Yono selaku official Gusdurian Prawoto, even bedug dhandang ini bertujuan untuk menghidupkan budaya-budaya yang ada di Prawoto, yang mana selama 25 tahun ini hampir ditinggalkan oleh masyarakat Prawoto. Menurutnya, budaya sendiri merupakan sumber kekuatan penggerak kebersamaan dalam segi ekonomi, sosial, dan kereligiusan yang harus di gali dan dilestarikan. Terdapat berbagai aksen menarik untuk memperindah festifal budaya prawoto seperti adanya payung dan gapura dari keranjang buah.

Payung sendiri yang dipasang dipinggir alun-alun, merupakan sebuah asesoris untuk keindahan, dengan aksen aneh, nyleneh yang memiliki filosofi bahwa alun-alun Prawoto yang berlokasi di Dukuh Sewunegaran, ketika zaman dahulu di identikan sebagai lokasi pertemuan dari berbagai negara, ras, sehingga disimbolkan dengan berbagai warna-warni payung sehingga terlihat indah dan memberi kesejukan dan ketentraman bagi warga di Desa Prawoto.

Sedangkan gapura dari kranjang buah sirkaya sebagai ciri khas buah musiman yang hidup di area pegunungan kendeng Prawoto, merupakan produk kerajinan UMKM warga prawoto yang bersumber dari bumi prawoto sendiri, yang mana di zaman dahulu Prawoto terkenal dengan hutan bambu. Gapura kranjang yang terbentuk memiliki filosofi moto iro, yang memiliki tujuan bahwa mari masyarakat prawoto guyub rukun untuk saling membuka mata secara utuh, dengan mata kita mampu melihat, dengan budaya kita dapat maju bersama-sama mengenalkan tradisi dan nilai-nilai luhur budaya yang ada di Prawoto pada masyarakat luas.

Acara sendiri dibantu oleh berbagai pihak, seperti bank BCA, PT. Indofood, MA Yaspra, dan didukung oleh komunitas Gusdurian Prawoto, IPNU, Anshor, dan Banser, yang terpenting adalah dukungan penuh dari Bapak Heyro Fachrus selaku Kepala Desa Prawoto beserta staf dan jajaran perangkatnya. (tim)

Tags: patiprawotosukolilo
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Narso, DPRD Pati
Berita

DPRD Pati Matangkan Perda Pilkades, Targetkan Pemilihan Kepala Desa Lebih Berkualitas

23 Mei 2026
10
Narso, Anggota DPRD Pati
Berita

Banyak Desa di Pati Belum Punya Kades Definitif, DPRD Kebut Penyusunan Perda Baru

23 Mei 2026
10
Berita

Emergency Plumber vs Routine Plumber: Which Service Should You Choose?

23 Mei 2026
12
Calon Pengantin Wanita yang Kabur di Hari Pernikahan Ditemukan di Hotel Jepara Bersama Kekasihnya
Berita

Calon Pengantin Wanita yang Kabur di Hari Pernikahan Ditemukan di Hotel Jepara Bersama Kekasihnya

23 Mei 2026
11
Kapolres Rembang Terima Kunjungan BPS, Perkuat Sinergitas Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Berita

Kapolres Rembang Terima Kunjungan BPS, Perkuat Sinergitas Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

22 Mei 2026
17
Gandeng Pakar Global dan Industri, Universitas Pertamina Bedah Solusi Kota Hijau
Berita

Gandeng Pakar Global dan Industri, Universitas Pertamina Bedah Solusi Kota Hijau

22 Mei 2026
14
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • DPRD Pati Matangkan Perda Pilkades, Targetkan Pemilihan Kepala Desa Lebih Berkualitas
  • Banyak Desa di Pati Belum Punya Kades Definitif, DPRD Kebut Penyusunan Perda Baru
  • Emergency Plumber vs Routine Plumber: Which Service Should You Choose?
  • Calon Pengantin Wanita yang Kabur di Hari Pernikahan Ditemukan di Hotel Jepara Bersama Kekasihnya
  • Indonesia Rangking 2 Derita TB Paru di Dunia, Polda Jateng luncurkan Program Peduli Berantas TB Paru
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.