• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Berita

UKSW dan BPBD Buleleng Hadirkan Terobosan GeoAI Hybrid untuk Mitigasi Bencana Tsunami

m@s by m@s
17 September 2025
in Berita, tekno
Reading Time: 3 mins read
A A
0
UKSW dan BPBD Buleleng Hadirkan Terobosan GeoAI Hybrid untuk Mitigasi Bencana Tsunami
42
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

UKSW dan BPBD Buleleng Hadirkan Terobosan GeoAI Hybrid untuk Mitigasi Bencana Tsunami

 

BULELENG, PATINEWS.COM

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan langkah strategis dalam pengurangan risiko bencana melalui riset Geospatial Artificial Intelligence Hybrid (GeoAI Hybrid). Riset yang dikembangkan atas mandat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Persiapan Survei Pendidikan Kebencanaan di Ruang Rapat BPBD Buleleng, belum lama ini.

RelatedPosts

252 Santri Ponpes Ndholo Kusumo Direlokasi, DPRD Pati: Pendidikan Anak Jangan Sampai Terputus

UMKM Pati Bakal Kena Pajak? DPRD Ungkap Batas Omzet Rp6 Juta Masih Bisa Berubah

Omzet UMKM Rp6 Juta Bakal Kena Pajak? DPRD dan Pemkab Pati Masih Bahas Aturan Baru

Riset GeoAI Hybrid menggabungkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dengan analisis data geospasial untuk mendeteksi kerentanan wilayah pesisir terhadap tsunami, khususnya pada zona terbangun yang rentan akibat potensi gempa megathrust. Ketua tim riset, Profesor Dr. Sri Yulianto Joko Prasetyo, S.Si., M.Kom., menjelaskan bahwa Buleleng dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki sejarah bencana besar, salah satunya gempa Kecamatan Seririt pada 1976, yang berpotensi terulang di masa mendatang.

Atas dasar itu, Buleleng dijadikan titik awal penerapan sistem deteksi tsunami berbasis penginderaan jauh melalui GeoAI Hybrid. Riset ini akan menghasilkan aplikasi berbasis website yang dapat diakses publik, dengan rencana peluncuran pada September–Oktober 2025 mendatang di Surabaya, meski lokasi peluncuran masih menyesuaikan keputusan Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Profesor Sri Yulianto Joko Prasetyo mengungkapkan bahwa framework ini lebih dari sekadar pengembangan teknologi, namun juga dirancang untuk memperkuat ketahanan masyarakat pesisir.

“Data yang lebih akurat dan prediksi yang lebih andal akan mendukung masyarakat memahami tingkat kerawanan wilayah sekaligus menumbuhkan budaya sadar bencana sejak dini,” jelas Guru Besar Fakultas Teknologi Informasi UKSW ini.

Dukungan penuh diberikan BPBD Buleleng melalui penyediaan data, pengukuran dari titik nol pantai hingga radius 2 kilometer, serta pemetaan jarak jangkauan tsunami. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Buleleng I Gusti Bagus Roni, menegaskan bahwa target kolaborasi ini bukan sekadar menghasilkan dokumen teknis, tetapi menghadirkan aplikasi berbasis web yang dapat diakses masyarakat luas.

“Aplikasi ini nantinya memuat informasi zona kerawanan bencana, rendah, sedang, hingga tinggi sehingga masyarakat memiliki pengetahuan praktis dalam melindungi diri. Kami berharap Buleleng dapat menjadi percontohan penerapan GeoAI Hybrid, sekaligus membangun jejaring mitigasi bencana dengan kabupaten lain di Bali,” ungkapnya.

Penelitian Geospatial Artificial Intelligence Hybrid (GeoAI Hybrid) yang dipimpin oleh Dosen Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW Profesor Dr. Sri Yulianto J. Prasetyo, M.Kom

Telah Diuji Coba

Anggota tim peneliti, Dr. Wiwin Sulistyo, S.T., M.Kom., mengungkapkan bahwa riset ini telah diuji coba di berbagai wilayah pesisir selatan Jawa, seperti Purworejo, Kebumen, Gunungkidul, Malang Selatan, Jember, dan Banyuwangi. Di Buleleng, analisis dilakukan dengan indikator Built-up Index yang diekstraksi dari citra satelit Landsat 8 OLI dan Sentinel, serta dipadukan dengan metode Ordinary Kriging untuk prediksi spasial. Validasi diperkuat melalui uji akurasi Overall Accuracy (OA), Kohen’s Kappa, dan verifikasi lapangan menggunakan Confusion Matrix.

Ke depan, penelitian ini akan melahirkan prototipe pemodelan dua dan tiga dimensi berbasis drone, serta strategi pendidikan kebencanaan yang mengintegrasikan kearifan lokal masyarakat Bali. Dengan demikian, teknologi modern dan tradisi budaya dapat berjalan seiring dalam membangun ketangguhan masyarakat menghadapi ancaman tsunami.

Selain pemetaan, penelitian ini juga menyasar pendidikan kebencanaan. Tim peneliti dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UKSW, seperti Krisma Widi Wardani, M.Pd., menekankan pentingnya pengintegrasian mitigasi tsunami dalam kurikulum sekolah dasar dengan metode sederhana, kontekstual, dan sesuai tahap kognitif anak. Media pembelajaran interaktif seperti gambar, boneka, lagu, dan permainan edukatif dihadirkan untuk menumbuhkan pemahaman yang mudah diingat sekaligus menyenangkan.

 

Dampak Nyata bagi Masyarakat

Melalui Riset GeoAI Hybrid ini, UKSW berdampak nyata bagi masyarakat dengan mengidentifikasi kerentanan wilayah pesisir secara akurat, mendukung mitigasi bencana, serta meningkatkan kesiapsiagaan dan perlindungan masyarakat Buleleng dari risiko tsunami di masa depan.

UKSW juga turut berkontribusi dalam mencapai program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Berdampak yang selaras dengan Asta Cita 4 memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, serta Asta Cita 8 memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya.

Selain itu, acara ini juga menegaskan kiprah UKSW dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 pendidikan berkualitas, SDGS ke-11 kota dan pemukiman yang berkelanjutan, SDGS ke-13 penanganan perubahan iklim, SDGS ke-9 industri, inovasi, dan infrastruktur, serta SDGS ke-17 kemitraan untuk mencapai tujuan.

Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 64 program studi di jenjang D3 hingga S3, dengan 32 Prodi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat.

Tags: Balibencanaberita patiBPBDbulelengjatengkabar patiKampusmediapatinewspatipati hari inipatihitspatinewssentralpatinewssuara patisuarapatinewsTeknologiUKSWwarta pati
m@s

m@s

Related Posts

Eko Kuswanto, DPRD Pati
Berita

252 Santri Ponpes Ndholo Kusumo Direlokasi, DPRD Pati: Pendidikan Anak Jangan Sampai Terputus

25 Mei 2026
10
Bambang Susilo, Ali Badrudin, Hardi, DPRD Pati
Berita

UMKM Pati Bakal Kena Pajak? DPRD Ungkap Batas Omzet Rp6 Juta Masih Bisa Berubah

25 Mei 2026
11
Bambang Susilo, Ali Badrudin, Hardi, DPRD Pati
Berita

Omzet UMKM Rp6 Juta Bakal Kena Pajak? DPRD dan Pemkab Pati Masih Bahas Aturan Baru

25 Mei 2026
10
Hijaukan Pesisir Rembang, Kabag SDM Ikuti Aksi Penanaman Mangrove Tahun 2026
Berita

Hijaukan Pesisir Rembang, Kabag SDM Ikuti Aksi Penanaman Mangrove Tahun 2026

25 Mei 2026
13
Blue Light Patrol Siang, Polsek Sale Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Kecamatan Sale
Berita

Blue Light Patrol Siang, Polsek Sale Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Kecamatan Sale

24 Mei 2026
20
Kapolres Rembang Tinjau Langsung TKP Kebakaran KM Wahyu Mina Barokah 2 di PPN Tasikagung
Berita

Kapolres Rembang Tinjau Langsung TKP Kebakaran KM Wahyu Mina Barokah 2 di PPN Tasikagung

23 Mei 2026
18
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • 252 Santri Ponpes Ndholo Kusumo Direlokasi, DPRD Pati: Pendidikan Anak Jangan Sampai Terputus
  • UMKM Pati Bakal Kena Pajak? DPRD Ungkap Batas Omzet Rp6 Juta Masih Bisa Berubah
  • Omzet UMKM Rp6 Juta Bakal Kena Pajak? DPRD dan Pemkab Pati Masih Bahas Aturan Baru
  • Hijaukan Pesisir Rembang, Kabag SDM Ikuti Aksi Penanaman Mangrove Tahun 2026
  • Teknik Penggunaan Traktor di Sawah: Penanaman, Pembajakan, dan Perawatan Alat
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.