Polresta Pati Gaspol! Kolaborasi Lintas Sektor Siap Ledakkan Produksi Jagung Nasional
Pati, Jawa Tengah – PATINEWS.COM
Sebuah gebrakan besar dilakukan Polresta Pati dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar pada Selasa (10/6) di Aula SAR Polresta Pati, berbagai pihak bersatu untuk menggenjot produksi jagung di Kabupaten Pati.
Dipimpin langsung oleh Kapolresta Pati, AKBP Jaka Wahyudi, rapat ini menghadirkan kolaborasi strategis antara Polri, Bulog, Dinas Pertanian, Cabang Dinas Kehutanan (CDK), KPH Pati, dan Badan Pusat Statistik (BPS), serta perwakilan Kelompok Tani Hutan (KTH) dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dari berbagai wilayah sentra jagung.
“Rapat ini adalah wujud nyata komitmen kita bersama untuk meningkatkan luasan dan hasil panen jagung demi mendukung ketahanan pangan nasional,” tegas AKBP Jaka Wahyudi.
Jagung Jadi Fokus Utama, Ribuan Hektare Siap Digarap!
Paparan dari Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II mengungkapkan bahwa dari total 11.486,25 hektare lahan Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) di Kabupaten Pati, sebanyak 5.996,7 hektare telah dikelola 15 KTH, dan 3.937 hektare di antaranya sudah ditanami jagung. Bahkan, masih tersedia 2.400 hektare lahan singkong yang siap dikonversi menjadi lahan jagung pada musim tanam berikutnya.
Dari sisi Perhutani, Administratur KPH Pati Arif Fitri Saputra menyampaikan bahwa 3.000 hektare lahan tambahan telah disiapkan untuk penanaman jagung. Perhutani juga berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan lewat sistem agroforestry, di mana jagung ditanam dengan jarak 6×3 meter antarpohon.
Target Produksi Meroket, Bulog Siap Tampung!
Kepala Dinas Pertanian Pati Ratri Wijayanto mencatat bahwa dalam lima tahun terakhir (2020–2024), produksi jagung Pati mencapai rata-rata 175.170 ton per tahun. Untuk 2025, ditargetkan Luas Tambah Panen (LTP) mencapai 25.942 hektare.
Dukungan juga datang dari Perum Bulog Pati, yang siap menyerap hasil panen dengan harga Rp 5.500/kg untuk jagung kadar air 14%. Selain itu, Bulog tengah merenovasi gudang berkapasitas 2.000 ton di Juwana guna mendukung penyimpanan pascapanen.
Polri Tampil Sebagai Penggerak Ketahanan Pangan
Langkah Polresta Pati membuktikan bahwa Polri bukan hanya penegak hukum, tetapi juga motor penggerak sinergi pembangunan. Dengan menggandeng semua sektor, langkah strategis ini diyakini mampu membawa Kabupaten Pati sebagai lumbung jagung nasional.
“Kami akan terus mendukung petani dan stakeholder agar jagung menjadi kekuatan baru pertanian Pati. Kolaborasi ini bukan akhir, tapi awal dari lompatan besar,” pungkas Kapolresta AKBP Jaka Wahyudi.







