Inspirasi Menanam Di Lahan Sempit, Panen Setiap Saat Jeruk Nipis Di Lahan Pekarangan Rumah
Jeruk nipis (Lat Citrus Aurantifolia) merupakan jenis tumbuhan yang masuk kedalam suku jeru-jerukan, tersebut di Asia dan di Amerika Tengah dikenal juga sebagai jeruk pecel. Menanam pohon jeruk nipis wajib di coba sangat rekomended untuk di budidayakan.
Budidaya jeruk nipis ini memmpunyai banyak manfaat bagi manusia. Jeruk nipis bisa dimanfaat sebagai obat tradisional, bahkan farfum, kosmetik, minyak astiri maupun sebagai penyebab makanan. Jeruk nipis banyak mengandung Vitamin C dan B.
Pohon jeruk nipis ini dapat mencapai tinggi 3 sampai 6 meter, pohonya bercabang bayak dan banyak berduri, daunya hijau lonjong, tangkai daun jeruk nipis bersayap kecil.
Perbungaan muncul dari ketiak daun dan bunga kecil, bunganya puih berbau harum. Buahnya bulat seperti bulatnya telur ayam, warnanya hijau samapi berwarna kuning dan kulit buah tipis mengandung minyak atsiri. Dagingnya berwanya putih kehijauan, rasanya sangat asam, mengandung banyak vitamin C dan asam sitrat. Biji buahnya banyak dan kecil-kecil.
Di negara Indonesia dapat hidup di daratan rendah samapai ketinggihan 1000 M dari permukaan laut. Tumbuh baik di tanah yang terkena sinar matahari langsung. Buah jeruk nipis ini kalau sudah musimnya bisa setiap hari panen dan hasil jualnya sangat lumayan.
Pengelohan Tanah
Cara Menanam Jeruk Nipis
Buatlah lubang tanam berukuran 50 cm X 50 cm X 40cm. Sedangkan tanah bagian atas dipisahkan dari tanah dibawahnya, kemudian diberi pupuk kandang. Tanah baian bawah dimasukkan kembali, kemudian di sususl tanah bagian atas.
Persiapan Bibit
Jeruk nipis dapat diperbanyak secara cangkok dan okulasi. Okulasi adalah cara lain yang bisa anda gunakan untuk perbanyak tanaman jeruk nipis. Jeruk nipis bisa di okulasi dengan jeruk sitrun, jeruk manis dan jeruk nipis itu sendiri. Penempelan jeruk nipis ini sebagai batang bawah bisa dilakukan setelah tanaman sudah berumur sekitar 16 bulan. Mata tunas okulasi hendaknya diambil dari tahan yang sudah barkayu, yang sudah berumur 1 tahun dan tidak berduri. Pengokulasian budaya hendaknya dilakukan pada musim kemarau.
Persayaratan bibit
Jeruk nipis yang busa ditanam berasal dari perbanyakan vegetatif berupa penyambungan tunas pucuk. Bibit yang baik adalah yang bebas dari penyakit- penyakit, mirip dengan induknya, subur, berdiameter 2-3 cm, permukaan batang halus, akar tunggang berukuran sedang dan memiliki sertifikt penangkaran bibit.
Tanaman jeruk nipis ini akan berbuah pertama kali saat dia sudah berumur 3 tahun, tapi buah yang dihasilkan masih sedikit.
Syarat Tumbuh ketinggihan tempanya 200 m – 1.300 m di atas permukaan air laut, curah hujan tahunan 1.000 mm – 1.500 mm/ tahun, bulan basah (diatas 100mm/ 5 bulan : 5 bulan – 12 bulan, bulang kering atau bulan kemarau (dibawah 60 mm/ bulan : 0 bulan- 6 bulan, kelembapan sedang – tinggi, penyinaran matahari sedang.
Media tanam tekstur tanah lempung berpasir, lempung dan lempung liat. Tanah yang baik untuk menanam jeruk nipis adalah lempung sampai lempung berpasir dengan fraksi liat 72% debu 25-50% dan pasir < 50%, cukup humus, tata air dan udara baik. Kedalaman air tanah 40 cm – 170 cm dari permukaan tanah. Kedalaman perakanan di bawah 40 cm dari permukaan tanah. Kesuburan sedang sampai tinggi. Air tanah yang optimal berada pada kedalaman 150 – 200 cm dibawah permukaan tanah. Pada musim kemarau 150 cm dan pada musim hujan 50 cm. Tanaman jeruk menyukai air yang mengandung garam 10%. Dan lebih subur jika di tanam dekat dekat air seperti dekan dengan pembuangan air atau dekat dengan kolam.
Panen
Panen adalah langkah penting dalam budidaya jeruk nipis. Buah jeruk nipis sudah mulai berbuah pada saat umur 3 tahun. Pada umur ini buah yang di hasilkan masih sedikit tapisudah bisa di pakai untuk bumbu di dapur. Pada saat berusia 4 sampai 5 tahun tanaman jeruk nipis ini rata – rata sudah menghasilkan 20kg buah jeruk nipis segar. Sedangkan pada tanaman jeruk nipis dewasa sekitar umur 6 sampai 15 tahun bisa menghasilkan 50kg perbuah bahkan bisa lebih. Tanaman Jeruk nipis sudah bisa anda panen sekitar usia 7 bulan setelah berbunga. Tanda- tanda buah jeruk sudah dapat di petik adalah kulit buahnya sudah berubah dari warna kehijauan menjadi kekuningan, buah jeruk tidak terlalu keras, dan pada buah bagian bawahnya sudah empuk jika di pegang. Setelah proses panen selesai. Selanjutnya Cuci jeruk nipis dengan air setelah di cuci bersihkan kemudian keringkan dengan lap bersih. Pisahkan buah jeruk nipis ukuran besar sedang kecil. Selanjutnya masukkan jeruk nipis ke dalam keranjang dan jeruk bisa di jual atau di simpan untuk persediaan sendiri.
Semoga bermanfaat untuk kalian semua.
Nama Penulis : Sirril wafa
Prodi : pendidikan guru madrasah ibtidaiyah Fakultas : Tarbiyah Kampus IPMAFA Pati






