Majelis Wakil Cabang NU Wedarijaksa menggelar Lailatul Ijtima’ pertama setelah masa PPKM, walaupun masa darurat tetap mengadakan pertemuan. Ketua Tanfidziyah NU Wedarijaksa, Kiai Nabhan Ulinnuha mengatakan lailatul ijtima digelar untuk konsolidasi antar pengurus dan antar Banom NU.
Kiai Nabhan mengatakan, “ini lailatul ijtima kembali digelar setelah sempat vakum karena pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berjilid-jilid, hal ini untuk kembali melakukan pengaktifan kembali kegiatan NU Wedarijaksa agar tetap berjalan dan laporan tiap Banom NU.”
Kegiatan diawai istighotsah bersama yang dipimpin oleh KH. Abdul Kholiq (Wakil Syuriyah NU Wedarijaksa) dan kirim tahlil do’a kepada pendiri NU. Dilanjutkan rapat pengurus yang diikuti perwakilan pengurus dan Banom NU.
Kegiatan yang sempat terhenti membuat kantor perlu adanya perbaikan. Karena listrik yang jarang digunakan sempat konsleting walaupun tidak menghalangi jama’ah yang hadir dan tetap antusias. Banser siaga memperbaiki kondisi kantor dan siap melanjutkan kegiatan Lailatul ijtima.
Kiai Nabhan juga menyiapkan agenda terdekat yang insya Allah kerja sama dengan LDNU Kabupaten Pati untuk mengadakan pelatihan da’i nasional.
Kegiatan terdekat adalah pelatihan da’i milenial yang akan diselenggarakan LDNU di kantor MWCNU Wedarijaksa. Kiai Nabhan juga menyambut baik kegiatan IPNU-IPPNU Wedarijaksa, namun perlu diperhatikan penggunaan kantor harus terus terjaga, jadi selesai kegiatan kantor harus dikondisikan seperti semula. Jelas Nabhan.
Pembahasan selanjutnya, NU Wedarijaksa ingin menggelar sholawatan karena selama ini kegiatan sholawatan sempat vakum, kegiatan sholawatan hanya berjalan di masjid dan mushola, alangkah baiknya kegiatan sholawatan digelar di kantor NU Wedarijaksa, dengan begitu Ansor dan Banser kembali aktif kegiatannya. Pungkas Kiai Nabhan







