• Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home Featured

Nuansa Indah Di Bumi Musium Purbakala Pati Ayam, Kudus

patinews.com by patinews.com
3 Mei 2020
in Featured
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Nuansa Indah Di Bumi Musium Purbakala Pati Ayam, Kudus
311
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

Prasejarah ialah salah satu aset yang berharga yang ada pada bumi Indonesia. Karna kenapa disitualah sejarah diulas dengan baik dan ditata dengan utuh, ketika zaman nenek monyang kita sampai sekarang. Sejarah mengatakan bahwa lindungilah setiap aset-aset kekayaan maupun prasejarah itu dengan semangat gigih dalam belajar dengan mengatuhi sejarah itu benar-benar ada dan nyata dan dapat menjaganya dengan baik. Dengan ke esokan hari saya berkunjung di sebuah museum diman museum ini terletak dikaki gunung muria yang bernama desanya desa terban kecamatan jekulo kabupaten kudus. Nuansanya indah sekali dimana museum ini mengukir sejarah bagi desa terban yang terletak di kabupaten kudus, ini menggugah selera saya untuk datang dan melihat apa saja prasejarah ada dibumi musium yang di sebut musium purbakala pati ayam yang terletak di desa terban.

RelatedPosts

Tidak Hanya Mengobati, Ini Berbagai Peran Dokter Hewan Bagi Hewan Peliharaan Anda

Mbah Buyut Mas Waturoyo Margoyoso, Salah Satu Pengawal Pangeran Diponegoro

Berlinang Air Mata, Melihat Kisah Pilu Janda Sebatang Kara Melawan Kanker Payudara Akut

Musium ini elegan dan menarik wisatawan luar maupun dalam karena keistimewaannya yang sangat bagus. Saya ke dalam musium-musium ini hampir mirip musium sangirang di Jogjakarta yaitu menjelaskan fosil-fosil atu bisa kita sebut kerangkat manusia jaman dahulu, hewan-hewan jaman dahulu contohnya gajah dan lain-lain. Tidak sulit untuk mencapai lokasi wisata tersebut, sebab Desa Terban terletak di dekat Jalan Pantura Kudus-Pati. Saatnya ini saya melihat musium dan bertanya-tanya kepada penjaga musium itu tersebut. Nak teman saya di jelaskan bahwasanya musium ini belum ada dulunya baru sekitar tahun 2004 salah satu seorang warga desa terban yang menemukan.

Berdasarkan temuan di lapisan tanah plestosin, hewan purba yang ditemukan berusia 700 ribu tahun lalu hingga 1,5 juta tahun yang lalu kata si penjaga musium, sementara itu hingga tahun 2020 ini sudah ada 2000 fosil yang sudah di temukan dan rencananya mau ditata dengan rapi hasil temun yang baru itu dan juga merawat denagn selalu membersihkan tempat musium dan hasil tumuan-temuan itu kata si penjaga musium.

“Jenis fosil yang dikoleksi museum Patiayam ini hampir semua ada. Karena ruang yang kurang luas jadi kelihatan sedikit tapi sudah banyak spesies. Situs Patiayam dikenal sebagai salah satu situs manusia purba (hominid) di Indonesia. Untuk hominid yang di koleksi artefaknya dan alat budaya, yang fosil manusia pada tahin 1978-1979 pernah ditemukan tapi fosilnya disimpan di geolgi ITB,” lanjutnya.

Untuk mengunjungi museum Patiayam, masyarakat tidak dipungut biaya. Jam operasional buka setiap hari pukul 08.00 – 16.00 WIB. Kalian-kalian selain bisa tau musiumnya dan di desa musium purbakala pati ayam terdapat wisata lain lo seperti Pati ayam adventure, sendang pengilon, air terjun grenjengan dan gua jepang. Temen-temen kali kesini jangan lupa mampir ke wisat-wisata bukan hanya musium purbakala saja juga kita berkeliling naik jip menuju kewisata itu tersebut kok gak mahal harganya pun relatif murah dan juga bikin kisa senang sesudah melihat sejarah melihat kekayaan yang ada di desa terban ya temen-teman juga kita bisa mencicipi makanan kuliner yang ada di desa terban atau sekitar sebelah musium, yaitu yang dinamai sup fosil. pas kamu apa sup kok fosik , saya jelaskan ya temen-temen sup fosil ini namanya perpaduan dengan musium purbakala patiayam terban juga ini menjadi makanan kuliner yang has yang ada di situs purbakala pati ayam yang terletak di desa terban. Jangan lewatkan akhir pecan anda untuk berkun kewisa ini dengan gairah yang bagus. Saya sendiri juga mencicipinya dengan ada juga fas fotu rumah jadul dan pakian jadul yang disediakan untuk para wisata yang datang. Perjalanan saya kemusium purbakal patiayam ini say sangat bahagia sekali hampir semua warganya pun sangat ramah dan juga antusias juag menjaga wisata supaya dapt berkembang dengan baik dikudus. Sementara itu, Faridiansyah Pegiatan Wisata Patiayam Kudus mengungkapkan objek wisata adventure Patiayam Kudus ini menjadi pilihan lain wisata saat di Kudus. Banyak pilihan untuk menikmati wisata keindahan Patiayam Kudus.

“Pengunjung bisa dimanjakan dengan pemandangan alam di wilayah Patiayam. Kemudian juga banyaknya petualangan trek yang menegangkan,” ujar dia. Lalu saya juga berkunjung wisata lain seperti air terjun grenjengan disitu airnya sangat sejuk sekali juaga masih alami dengan keindahan bumi pati ayam dan di atasnya juaga ada gunung pati ayam yang indah dan menawan. Terus saya berenang airnya segar sekali pokonya senang deh dengan di temani pemandu wisatanya juga terus saya pergi lagi ke sendang pengilon wisata ini cukup bagus, say memanjakan dengan berfoto di pohon sebelah sendang dan rumah-ruamah kecil yang ada di sendang pengilon tersebut naik lagi dengan jeep lagi mengelilingi lagi kebukit pati ayam terban disitu pemandanganya pu juga indah serasa di bukit yang super indah dan nyaman buat kemping sama pagi ha……, jangan lewatkan ini bersenda gurau digunung pati ayam saya juga dan menikmati kopi yang khas dari buatan anak pemuda yang dari terban.

kopi ini bukan umumnya kopi tetapi kopi ini rasanya unik dan menggairahkan pengunjung karena perpaduan antara kopi dan pace mungkin ada belum pernah mencoba saya pun begitu baru pertama mencoba dan rasanya enak banget sampai-sampai saya heran kok bisa ya say bertanya, gimana si mas cara membikin kopi ini ? dia menjawab gampang kok kak dulunya pun saya ragu-ragu membikin kopi pace ini karena saya juga belum mencobanya. Terus saya mencobanya mengolah ternya enak banget dan rasanya tidak kalah sam kopi-kopi yang buatan pabrik seperti kopi ABC, kopi kapalapi dan lain sebagainya. Nah kak, saya beri cara menyeduh kopi dengan perlahan dan rasakan kopinya dengan secang kir kopi dengan rasa sepenuh hati ha…..,ya…kak. Saya menjawah oh gitu ya..,oke saya akan cobsk dirumah dan saya skan setok banyak ya…….., si pembuat kopi itu menjawab siap kak saya akan buatkan sepesial buat kak dehh.

Sekian perjalanan saya yang temen-temen pokoknya seru jalan dan nikmati musium dan nikmati berbagi wisata lainnya seperti air terjun gerenjengan, sendang pengilon,dan gunung pati ayam beserta mengelilingi menggunakan jeep dan juga berfoto-foto dengan lam yang indah dan terjaga. ikuti terus episode selanjut sampai jumpa……….

THANK YOU.

Nama : Abdul Rohid Firmansah

Tgl : kudus 31, Mei 2000

Alamat : Desa Terban, kec. jekulo, kab. Kudus, Jawa Tengah

No hp : 08221549689

Tags: berita patikabar patikuduspatipati hari inipatinewssuara patiwarta pati
patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Tidak Hanya Mengobati, Ini Berbagai Peran Dokter Hewan Bagi Hewan Peliharaan Anda
Featured

Tidak Hanya Mengobati, Ini Berbagai Peran Dokter Hewan Bagi Hewan Peliharaan Anda

18 Agustus 2025
27
Mbah Buyut Mas Waturoyo Margoyoso, Salah Satu Pengawal Pangeran Diponegoro
Featured

Mbah Buyut Mas Waturoyo Margoyoso, Salah Satu Pengawal Pangeran Diponegoro

9 Agustus 2023
445
Berlinang Air Mata, Melihat Kisah Pilu Janda Sebatang Kara Melawan Kanker Payudara Akut
Berita

Berlinang Air Mata, Melihat Kisah Pilu Janda Sebatang Kara Melawan Kanker Payudara Akut

3 Agustus 2023
142
Melangkah ke Era Teknologi : Mahasiswa KKN-T IPB Kenalkan Siswa Sekolah Dasar di Desa Purworejo dengan Perangkat Elektronik Otomatis
Featured

Melangkah ke Era Teknologi : Mahasiswa KKN-T IPB Kenalkan Siswa Sekolah Dasar di Desa Purworejo dengan Perangkat Elektronik Otomatis

19 Juli 2023
229
Menguak Mitos Nasi Menangis
Featured

Menguak Mitos Nasi Menangis

20 Agustus 2021
424
Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Semarang Membuat Program Sistem Pendukung Keputusan Berbasis Website pada Mitra Facta Tailor Semarang
Featured

Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Semarang Membuat Program Sistem Pendukung Keputusan Berbasis Website pada Mitra Facta Tailor Semarang

5 Juli 2021
104
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Hijaukan Pesisir Rembang, Kabag SDM Ikuti Aksi Penanaman Mangrove Tahun 2026
  • Teknik Penggunaan Traktor di Sawah: Penanaman, Pembajakan, dan Perawatan Alat
  • Polda Jateng Launching Program Peduli Berantas TB Paru, Ribuan Bhabinkamtibmas Dilatih Jadi Tracer
  • Dugaan Penipuan Rekrutmen Akpol Rp1,5 Miliar Diungkap Polresta Pati, Dua Pelaku Diamankan
  • Blue Light Patrol Siang, Polsek Sale Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Kecamatan Sale
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.