Patinews.com – Juwana, Wujud pelayanan prima kepada masyarakat khususnya nelayan, pihak Sat Polair Polres Pati menjemput salah satu jenazah anak buah kapal atas nama almarhum Tasri (52) di Bandara Ahmad Yani Semarang untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarga korban, Selasa (5/3/2019) pagi.
Kanit Gakkum Sat Polair Polres Pati Ipda Tamyis, SH yang menyerahkan secara langsung jenazah kepada keluarga korban di Dukuh Ngerang Kidul Desa Trimulyo Kecamatan Juwana Pati mengungkapkan bahwa peran Satpolair Polres Pati dalam hal ini adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat nelayan dengan membantu menerima jenazah, mengawal, dan mengantarkan jenazah kepada keluarga. Adapun masalah penyelidikan dilakukan oleh Polres Kepulauan Aru Maluku.
“Mari kita juga doakan agar almarhum mendapat tempat yang mulia disisiNya dan dterima semua amal kebaikannya serta keluarga korban, diberikan ketabahan dan tetap bersabar untuk menghadapi musibah ini,” kata Ipda Tamyis di sela-sela prosesi penyerahan.
Seperti diketahui sebelumnya 4 ABK Kapal Motor (KM) Agung Mina Samudra dilaporkan tewas ketika tengah melaut di perairan Dobo Kepulauan Aru, Sabtu (2/3/2019) pukul 16.00 WIT, korban bersama 3 orang abk lainnya meninggal saat hendak bekerja membersihkan sisa ikan yang bercampur dengan air di dalam palka (tempat penyimpanan ikan hasil tangkapan).
Korban pertama, yakni Try Yanto (24), Warga Desa Dengok, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul tak sadarkan diri seketika setelah memasuki palka.
Mengetahui Try jatuh tak sadarkan diri, korban kedua, yakni Muhammad Dawam Saddiq (30), warga Desa Banyuurip Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati bermaksud menolong, namun ia juga terjatuh tak sadarkan diri kemudian, korban ketiga dan keempat, yakni Tasri (52), warga Desa Trimulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati dan Riko Kunalisa (26), warga Desa Ngening, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati juga bermaksud menolong dan pada akhirnya bernasib sama dengan kedua korban sebelumnya.
“Keempat korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Dobo, namun meninggal dunia dalam perjalanan selanjutnya wakil nahkoda melaporkan kejadian ini pada pengurus kapal yang ada di Juwana lalu pengurus kapal melaporkan ke Satpolair Polres Pati,” pungkasnya. (PN/ dok Humas Sat Polair).







