Kemarau Panjang, Warga Tambahmulyo Pati Patungan Beli Air Rp170 Ribu per Tangki
PATINEWSCOM – Kemarau membuat warga Desa Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mulai kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sejak sekitar dua pekan terakhir, warga terpaksa iuran membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan memasak, mandi, dan keperluan rumah tangga lainnya.
Link Donasi Air Bersih: https://sedekahgo.com/campaign/open-donasi-bantuan-air-bersih
Hal tersebut disampaikan Surono, salah seorang warga Desa Tambahmulyo, Senin (17/8/2026).
Menurutnya, warga membeli air secara patungan karena sumber air yang biasa digunakan mulai tidak mencukupi akibat kondisi kemarau.
Satu tangki air berkapasitas sekitar 6.500 liter dibeli warga dengan harga Rp170 ribu. Dalam satu kali pembelian, kebutuhan air untuk satu RT biasanya mencapai dua tangki.
“Biasanya dua tangki itu untuk satu RT. Kadang sehari habis, kadang bisa dua hari sekali,” ujar Surono.
Dengan harga tersebut, warga harus mengeluarkan sekitar Rp340 ribu untuk dua tangki air setiap kali melakukan pembelian.
Kondisi ini sudah berlangsung selama kurang lebih dua minggu. Air yang dibeli kemudian dimanfaatkan warga untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, mulai dari memasak, mandi hingga kebutuhan sehari-hari lainnya.
Bagi warga, membeli air menjadi pilihan yang harus dilakukan agar aktivitas rumah tangga tetap berjalan di tengah keterbatasan air akibat kemarau.
Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan dampak kemarau terhadap masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Pati. Warga berharap kondisi ketersediaan air segera mendapat perhatian, terutama apabila musim kemarau masih berlangsung.
#pati #jateng #fyp #virals #jangkauan #kemarau







