Milad ke-28, BMT Fastabiq Berbagi 1.000 Berkat dan Doa Bersama Serentak di Seluruh Kantor Cabang
PATI – Semangat berbagi dan rasa syukur mewarnai peringatan Milad ke-28 KSPPS BMT Fastabiq. Mengusung tema “Berbagi 1.000 Berkat”, BMT Fastabiq menggelar doa bersama dan tasyakuran secara serentak di 27 kantor cabang pada Jumat (24/7/2026).
Pusat kegiatan dilaksanakan di Kantor Pusat BMT Fastabiq, Jalan Raya Pati–Tayu Km 3, Tambaharjo, Kabupaten Pati, dengan melibatkan ratusan warga sekitar, tokoh masyarakat, anak yatim, dhuafa, serta para mitra dan anggota koperasi.
Direktur Utama BMT Fastabiq, Agus Jamaluddin, menjelaskan bahwa peringatan milad tahun ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan bertajuk “Gemati Tonggo” atau memuliakan tetangga.
“Hari ini merupakan rangkaian Milad ke-28 BMT Fastabiq. Kami menggelar doa bersama dan tasyakuran bersama warga sekitar. Kami menamainya Gemati Tonggo, yaitu mengundang tetangga untuk bersama-sama berdoa demi kebaikan BMT Fastabiq dan masyarakat di sekitar,” ujarnya.
Lanjutnya, secara keseluruhan sekitar 1.000 warga diundang dalam kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, sekitar 400 orang mengikuti acara di kantor pusat, sementara sisanya hadir di 27 kantor cabang yang menggelar kegiatan serupa secara bersamaan.
Berkat sebagai Simbol Rasa Syukur
Dalam kegiatan tersebut, setiap tamu menerima paket “berkat”, sebuah tradisi yang akrab di tengah masyarakat Jawa. Agus mengatakan, pembagian berkat memiliki makna mendalam sebagai ungkapan syukur sekaligus doa agar keberkahan terus mengalir.
“Tahun ini kami mengangkat tema Gemati. Maknanya adalah kami ingin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, khususnya warga di sekitar kantor BMT Fastabiq. Berkat ini menjadi simbol bahwa rasa syukur diharapkan melahirkan keberkahan, baik bagi BMT Fastabiq maupun seluruh masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan kami,” jelasnya.
Selain warga sekitar, BMT Fastabiq juga mengundang anak yatim dan kaum dhuafa. Di kantor pusat, santunan diberikan secara simbolis kepada 28 anak yatim, menyesuaikan usia BMT Fastabiq yang memasuki tahun ke-28.
Namun, Agus menegaskan bahwa santunan tersebut hanyalah simbolis karena program berbagi kepada anak yatim sebenarnya telah dilaksanakan sejak bulan Muharam di seluruh jaringan kantor cabang.
“Kalau dihitung secara keseluruhan, setiap cabang menyalurkan santunan kepada lebih dari 20 anak yatim. Total penerima manfaat mencapai lebih dari 600 orang,” ungkapnya.
Diharapkan Terus Memberi Manfaat
Melalui rangkaian Milad ke-28 ini, BMT Fastabiq berharap keberadaannya semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami ingin menjaga kepercayaan yang selama ini telah diberikan masyarakat. Harapannya, BMT Fastabiq terus tumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat yang lebih besar, baik bagi anggota, karyawan, mitra, maupun masyarakat luas,” kata Agus.
Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Pati, Dewi Kartinasari, memberikan apresiasi atas konsistensi BMT Fastabiq dalam menjalankan kegiatan sosial di tengah masyarakat.
Ia berharap BMT Fastabiq terus berkembang menjadi koperasi yang sehat, berdaya saing, dan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas.
“Selamat Milad ke-28 untuk KSPPS BMT Fastabiq. Semoga semakin sehat, semakin maju, semakin berdaya, serta terus membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Peringatan Milad ke-28 ini menjadi bukti bahwa perjalanan BMT Fastabiq tidak hanya berfokus pada pertumbuhan lembaga, tetapi juga pada komitmen untuk terus hadir, berbagi, dan memperkuat nilai kebersamaan bersama masyarakat.
(*)







