DPRD Pati Kawal Proyek Infrastruktur 2026, Rp69 Miliar Pinjaman Bank Jateng Mulai Digunakan
PATI – DPRD Kabupaten Pati mulai mengawal kesiapan pelaksanaan proyek infrastruktur tahun 2026 yang akan segera dikerjakan oleh pemerintah daerah.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengungkapkan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pati pada Selasa pekan lalu.
Rapat tersebut membahas progres pelaksanaan proyek infrastruktur, termasuk penggunaan anggaran pinjaman dari Bank Jateng sebesar Rp69 miliar.
“Jadi kemarin sudah rakor dengan PU Pati. Menanyakan proyek 2026 kapan dimulai dan sudah dijawab nanti akhir bulan Mei sudah mulai berjalan,” ujar Joni.
Menurutnya, Komisi C juga meminta penjelasan terkait prioritas penggunaan anggaran pinjaman tersebut, terutama untuk sektor pekerjaan umum yang menjadi fokus pembangunan daerah tahun ini.
“Kami menanyakan anggaran dari Bank Jateng Rp69 miliar prioritasnya mana saja. Kita tanya semua pekerjaan umum dan sudah dijawab semua,” lanjutnya.
Sementara itu, Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, memastikan proses lelang proyek infrastruktur telah mulai dibuka sejak Kamis pekan lalu melalui sistem e-katalog.
“Kamis kemarin sudah kita buka lelangnya. Harus kita laksanakan lelang dengan sistem e-katalog,” kata Risma.
Ia menjelaskan, tahap pertama pembangunan infrastruktur tahun ini mencakup 28 ruas jalan yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Pati.
Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp235 miliar yang bersumber dari APBD murni dan difokuskan untuk pembangunan jalan serta jembatan.
“Ini tahapan pertama ada 28 ruas. Kita anggarkan Rp235 miliar terdiri dari jalan dan jembatan. Ini pakai APBD murni, kemudian perubahan nanti fokus pada infrastruktur,” tandasnya.
Pemerintah Kabupaten Pati berharap percepatan pembangunan infrastruktur tersebut mampu meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta mendukung pemerataan pembangunan di berbagai kecamatan.







