Patinews.com – Cluwak, Setelah hampir tujuh tahun hidup dibawah rajutan baliho, rumah Suwardi (68 tahun) warga dukuh Kentengan RT 5/RW 04 desa Mojo kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati akhirnya hari ini (Selasa, 25 Februari 2020) mulai diperbaiki.
Relawan yang tergabung dalam Gerakan Pati Peduli yang digawangi beberapa relawan, berhasil mengumpulkan dana dan material bahan bangunan untuk pendirian rumah.
Sebelumnya, rumah mbah Wardi berukuran 3×3 terbuat dari rajutan terpal / baliho di pojok tanah peninggalan almarhumah ibunya.
Pada malam tiba, tak jarang, rumah tak berlampu itu kerap didatangi binatang buas, seperti ular dan burung hantu. Karena keadaan gubuk yang sangat memprihatinkan tersebut, bila hujan turun memaksa mbah Suwardi harus keluar rumah untuk berteduh dibawah rimbunnya pohon pisang.
Rupanya, hal ini menarik perhatian warga Pati. Sehingga membuat sejumlah relawan mengadakan aksi peduli sosial.
Relawan dari Noto Praja, Dulur Ganjar, Ayo Peduli Juwana, GengGonk, Selawe kecamatan Cluwak, IKA94, bahkan Pemkab Pati melalui Basnaz dan Dinsos, serta sejumlah politikus turun tangan memberikan uluran bantunan kakek Suwardi.
“Aksi sosial pendirian rumah dilakukan, merupakan hasil sumbangan dari beberapa pihak,” ujar koordinator kegiatan Harsono, yang didampingi KH Abdul Mufidz, Aris Nuklir, Alwi Alaydrus dan Ega Tanto.
Yang menarik dari perbaikan rumah mbah Suwardi, semula hanya direncanakan 4×4 meter, sesuai ukuran gubuknya. Namun karena jumlah sumbangan material lebih dari yang dibutuhkan, akhirnya ukuran dirubah menjadi 5×8 meter. (pn/ red)
