
Patinews.com – Kota, Penangangan PGOT (Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar) di Kabupaten Pati terkendala tidak adanya semacam rumah singgah untuk menampung sementara. Hal ini terungkap saat adanya kegiatan FGD (Forum Group Discussion) di Pendopo Setda Pati, pagi tadi. (Senin, 22 Mei 2017).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kabag Humas Setda Pati, Rasiman SH, Kabid Rehabilitasi dan Jaminan Sosial Dinsos Pati Rinda Ardiani, Nastain dari Satpol PP Kabupaten Pati dan Joko LW perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pati serta awak media online, cetak dan TV se Pati.
Dalam menangani PGOT, Pemkab Pati sudah maksimal dan juga perlu adanya dukungan semua pihak. Namun kendala yang terjadi dilapangan perlu adanya dukungan baik masyarakat dan instansi terkait dalam upaya penanggulangan PGOT yang semakin sulit penangannya. Karena tiap hari ada saja pengemis dan gelandangan serta orang terlantar yang “berkeliaran” di Pati dan ini butuh upaya extra.
“Kami berharap di tahun 2018 Kabupaten Pati bisa memiliki rumah singgah yang diperuntukkan dalam penanganan PGOT yang semakin bertambah di Pati”, harap Rinda. (dh)