
Patinews.com – Winong, Pelda Sukarbin, Anggota Kodim 0718/Pati yang juga peternak kambing etawa, yang telah sukses mengembangkan usahanya yang tergabung dalam kelompok ternak “Sido Mukti” dari Desa Tambaharjo Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati ini, menularkan ilmunya kepada warga Desa Godo Kecamatan winong lokasi Program TMMD Reguler ke-101.
Menurutnya, Kambing Etawa adalah satu jenis kambing yang merupakan unggulan yang dapat mendatangkan rejeki bagi peternak karena mempunyai nilai ekonomi yang tergolong tinggi, kambing etawa sebenarnya bernama kambing “Jamnapari” yang berasal dari daerah Etawah, India.
Kambing jenis ini memiliki perawakan yang cukup bongsor, Kambing jamnapari jantan bisa mencapai bobot 120 kg saat dewasa, dan kambing jamnapari betina bisa mencapai 90 kg. Jenis kambing ini merupakan kambing perah yang bisa diambil susunya.
Kambing etawa sangat indah apabila dilihat dari sisi nilai seninya karena sering diadakan kontes kambing etawa baik jantan maupun betina yang diadakan oleh komunitas pecinta etawa. Tak hanya itu, kambing ini juga dapat menghasilkan susu yang bermanfaat untuk kesehatan.
Kambing hasil peternakan Sukarbin (48) memiliki tubuh besar dan sangat indah, harganya juga cukup mencengangkan karena bisa mencapai puluhan juta rupiah per ekornya, karena sering memenangkan kontes yang pernah diikutinya.
Ditemui di rumahnya pada hari senin ( 23/04/2018) saat kegiatan penyuluhan tentang pengembangan ternak Kambing etawa bersama Dinas Peternakan Kabupaten Pati, Sukarbin mengatakan, “untuk berternak kambing etawa membutuhkan ketekunan dan kesabaran, karena kambing ini bukan hanya dimanfaatkan daging dan susunya, akan tetapi ada sisi lain yang bisa kita eksplore yaitu keindahan tubuhnya yang selama ini membuat nilai jualnya menjadi tinggi, “ ujar Sukarbin.
Dari Dinas Peternakan Kabupaten Pati yang di hadiri oleh Kepala Poskes hewan Kabupaten Pati Andi Hirawadi, S.Pt memberikan arahan kepada peserta yang berasal dari Desa Godo sebanyak 30 orang tentang cara-cara mengobati penyakit yang sering menyerang pada kambing Etawa.
Salah seorang warga Desa Godo Rt 01/ 02 Sonhaji (47) yang sedang mengikuti sosialisasi beternak Kambing Etawa dalam rangka TMMD Reguler ke-101 Kodim Pati mengatakan, “kita sebagai warga sangat senang ada sosialisai seperti ini karena Desa Godo memiliki potesi untuk beternak, terutama ternak kambing Etawa karena daun-daunan dan rumput di Desa Godo sangatlah melimpah dikarenakan letaknya di lereng pegunugan Kendeng dengan sumber air yang melimpah, sehingga sangat terbuka peluang untuk mengembangkan sektor peternakan,” ungkapnya. (PN/ DM)