Menurut data yang dilaporkan oleh Kompas.com, pada hari Minggu 8 November 2020 terdapat jumlah total kasus virus corona di Indonesia mencapai 452.291 kasus, seiring bertambahnya 4.173 kasus baru. Keadaan ini kian menghawatirkan apalagi hingga sekarang para ahli masih menguji coba vaksin virus corona. Selain itu, kasus Corona Virus Disease (Covid-19) tercatat sudah melanda semua provinsi yang ada di Indonesia, mulai dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam hingga Provinsi Papua.
Fakta wabah pandemic ini turut mengundang perhatian semua kalangan, salah satunya yaitu organisasi Islam Nahdatul Ulama (NU). Oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama’ (PBNU) menginstruksikan kepada semua kalangan umat Islam agar membaca sholawat Thibbil Qulub, dengan tujuan supaya masyarakat Indonesia dapat dilindungi dari wabah penyakit (thaun) ini, serta diharapkan pandemic Covid-19 di Indonesia ini segera berakhir sehingga rutinitas kehidupan bersosial dan bermasyarakat dapat kembali normal.
Shalawat tibbil quluub merupakan shalawat yang diambil dari kitab Sa’adah ad-Darain fi Shalat ‘ala Sayyid Al-Kaunain, yang ditulis oleh Syaikh Yusuf Ibn Ismail. Shalawat tibbil quluub yang dikenal dengan shalawat syifa’ merupakan shalawat yang berisi doa untuk memohon keselamatan kepada Allah sekaligus sebagai amalan obat dari segala penyakit dzahir dan batin. Substansi dari membaca shalawat Thibbil Qulub secara istiqomah yang dapat menjadi bukti kecintaan kepada Nabi Muhammad saw, juga mempunyai tujuan dan harapan yang semoga kita semua kelak mendapatkan syafaat (pertolongan) dari beliau pada hari kiamat nanti. Aaamiin….
Selama masa pandemic covid-19, tidak hanya dengan mengamalkan shalawat tibbil quluub saja, namun juga dibarengi dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, seperti makan-makanan sehat dan bergizi seimbang, berolahraga, tidak merokok, menghindari minuman beralkohol, serta menerapkan protokol pencegahan covid-19 melalui Gerakan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun dan Menjaga jarak apabila melakukan aktivitas diluar rumah).
Sholawat tibbil quulub dapat diamalkan dengan dua cara, yaitu melalui kaifiyah umum dan kaifiyah khusus (istiqamah). Melalui kaifiyah umum disini mempunyai arti bahwa membaca shalawat tibbil quluub dapat dilakukan kapan saja dengan tanpa anjuran tertentu dan jumlah yang tidak dibatasi. Sedangkan melalui kaifiyah khusus, maksudnya adalah membaca shalawat tibbil quluub dengan ketentuan jumlah bilangan tertentu serta mempunyai tujuan tertentu pula dari seseorang yang mengamalkan.
Ada beberapa manfaat dari membaca dan mengamalkan bacaan shalawat tibbil quluub, yaitu dapat menjadi obat dan penyembuh hati dari sifat-sifat tercela atau akhlak mazmumah, menjaga kesehatan tubuh dari berbagai macam penyakit, menentramkan hati yang sedang bimbang dan gundah gulana yang terkadang dapat menjadi pemicu lemahnya imunitas tubuh dan jasmani manusia, serta memberikan nur (cahaya) bagi ‘uyuunul qalbi (mata hati) bagi yang membaca.
Selain manfaat diatas, shalawat tibbil quluub juga mempunyai keutamaan yang telah disampaikan oleh Syaikh Ahmad Ibn Muhammad ash-Shawiy al-Malikiy, yaitu jika shalawat tibbil quluub dibaca sebanyak 400 kali atau 2000 kali kemudian diniatkan untuk orang yang sedang sakit, maka penyakit apapun yang diderita oleh orang tersebut akan sembuh dengan izin Allah SWT.
Dengan demikian marilah kita membiasakan untuk mengamalkan membaca shalawat Tibbil Qulub secara rutin, istiqomah, ikhlas dan khusyuk supaya Allah SWT memberikan kita kesehatan baik jasmani maupun rohani dan terhindar dari berbagai macam penyakit terutama virus corona ini. Aaamiin…
