PMII Siap Wujudkan Keberagaman Dalam Bhinneka Tunggal Ika

PMII Siap Wujudkan Keberagaman Dalam Bhinneka Tunggal Ika
PMII Siap Wujudkan Keberagaman Dalam Bhinneka Tunggal Ika

Patinews.com – Kediri, Salah satu bagian dari program PKL (Pelatihan Kader Lanjut) berlangsung di Kantor DPC PKB Kota Kediri, dan diikuti mahasiswa yang tergabung dalam PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia). Salah satu agenda terkait PKL tersebut adalah pemberian materi wawasan kebangsaan, dan sesuai jadwal pemberi materi kali ini ialah Danramil Mojoroto, Kapten Inf Arifin Effendi, dengan membawakan tema “Keberagaman Dalam Bhinneka Tunggal Ika”, rabu (28/12/2016)

Pada awal wawasan kebangsaannya, Kapten Inf Arifin Effendi menjelaskan, bangsa Indonesia menyadari bahwa betapa kondisi dan konstelasi geografi yang menjadi ruang hidupnya, serta segala isinya berdampak erat pada berbagai perbedaan ciri dan karakter budaya penduduknya. Berbagai ragam perbedaan yang ditandai oleh keberadaan lebih dari 200 etnis dan lebih dari 400 bahasa daerah, serta bermacam agama yang dianut oleh rakyatnya merupakan faktor yang melahirkan perbedaan-perbedaan kepentingan dan tujuan setiap kelompok masyarakat, perbedaan kepentingan dan tujuan tersebut dapat diperkuat oleh faktor ruang hidup berupa pulau-pulau yang secara geografis terpisah satu dari yang lain.

Sambungnya, bila merujuk pada asalnya, yaitu kitab Sutasoma yang ditulis oleh Empu Tantular pada abad 14, ternyata semboyan tersebut merupakan seloka/ slogan yang menekankan pentingnya kerukunan antar umat dari agama yang berbeda pada waktu itu yaitu Syiwa dan Budha. Dengan demikian konsep Bhinneka Tunggal Ika yang lengkapnya berbunyi “Bhinneka Tunggal Ika tanhana dharma mangrva” merupakan kondisi dan tujuan kehidupan yang ideal dalam lingkungan masyarakat yang serba majemuk dan multi etnik.

Drs. Faturohman, yang juga menjabat sebagai pengurus DPC PKB juga menambahkan, dalam kehidupan bermasyarakat , berbangsa dan bernegara berbagai perbedaan yang ada seperti suku, agama , ras atau antar golongan (SARA), merupakan realita yang harus didayagunakan untuk memajukan negara dan bangsa. Segala perbedaan diharapkan dapat meningkatkan mutu kehidupan setiap unsur yang bermanfaat bagi semua pihak baik secara individu maupun kelompok, dan diharapkan PMII siap mewujudkan segala perbedaan dalam ruang lingkup Bhinneka Tunggal Ika.

Exit mobile version