Peran Orang Tua dalam Pendampingan Belajar Anak di masa Pandemi

Solusi Belajar Bicara pada Anak yang Sukar Menirukan Suara (dok: halodoc.com)

Solusi Belajar Bicara pada Anak yang Sukar Menirukan Suara (dok: halodoc.com)

Oleh: Mei Lina Fuati

Pendahuluan

Pendidikan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Pendidikan dijadikan sebagai alat ukur pengembangan potensi peserta didik yang dapat dilihat dari aspek kecerdasan, kepribadian, akhlak dan keterampilan. Sejak penetapan aturan belajar dari rumah pada tanggal 11 Maret 2020, hingga sekarang belum mendapatkan titik temu kapan pandemi segera berakhir dan anak-anak dalam melaksanakan pembelajaran di sekolah secara normal. Pengalihan pembelajaran yang awalnya dilakukan di sekolah menjadi di rumah tentu akan memberikan reaksi yang berbeda-beda dari setiap lembaga orang tua Pasalnya program yang sudah dijalankan setahun lebih ini mulanya membawa pro dan kontra dikalangan masyarakat terutama yang memiliki anak diusia sekolah. Pihak pro setuju dengan penerapan program ini dikarenakan dapat meminimalisir penyebaran covid-19 di Indonesia. Disisi lain merasa jika program ini tidak efektif diterapkan yang hanya menjadikan anak semakin bodoh dan malas belajar.

Peran orang tua dalam pendampingan belajar anak

Keluarga merupakan lingkungan pertama bagi anak. Di lingkungan keluarga, anak mendapatkan pendidikan yang pertama kali. Tugas utama keluarga adalah sebagai peletak dasar bagi pendidikan agama dan karakter anak. Banyak permasalahan yang muncul akibat pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara daring. Misalnya waktu bermain anak cenderung lebih banyak dari pada waktu belajar. Oleh karena itu, orang tua perlu menerapkan aturan belajar dirumah dengan jelas dan disepakati bersama antara orang tua dan anak tanpa adanya kekerasan dan tekanan.

Peran orang tua menjadi sangat penting ketika anak mulai bersekolah dirumah karena pada dasarnya orangtua merupakan tempat pendidikan pertama bagai anak. Pendampingan orang tua dalam pembelajaran di rumah selain membantu anak dalam belajar tentu juga akan membangun komunikasi secara intens dengan anak. Komunikasi yang intens ini cenderung akan membangun kreativitas anak melalui berbagai aktivitas bersama yang bermanfaat. Selain itu, faktor pentingnya orang tua dalam mendampingi anak selama pembelajaran daring yaitu karena guru cenderung hanya mempunyai waktu pengajaran satu hingga satu setengah jam dan materi yang disampaikan terkesan setengah-setengah. Para orang tua perlu ikut mempelajari materi pelajaran anak ketika pembelajaran guru dan anak berlangsung. Hal tersebut dilakukan ketika sewaktu-waktu anak tidak memahami materi yang disampaikan oleh guru. Tetapi tidak semua guru menerapkan model pembelajaran daring atau memberikan materi pembelajaran, tetapi ada juga guru yang hanya memberikan tugas saja. Hal ini juga menjadikan cacatan penting karena anak perlu memahami terlebih dahulu materi dan ketika guru tidak memberikan pemahaman, maka disinilah peran orang tua dalam pendampingan belajar anaknya. Perlu digaris bawahi bahwa tidak semua orang tua faham materi pembelajaran anaknya karena tidak semua orang tua mengenyam pendidikan yang setara. Oleh sebab itu, hal ini menjadi kendala ketika peserta didik tidak mendapatkan bimbingan selama pembelajaran. Tidak sekidit tugas yang diberikan oleh guru dikerjakan oleh orang tua bukan peserta didik. Orang tua dapat menerapkan metode pembelajaran melalui berbagai kegiatan sehari-hari seperti mengenal bangun datar dan ruang yang ada dirumah, belajar membaca sambil bermain, dll agar anak tidak mudah merasa jenuh belajar dirumah.

Kesimpulan

Orang tua sebagai pendidik utama anak mempunyai peran yang sangat penting dalam pendampingan belajar anak selama daring. Sehingga orang tua perlu meluangkan waktu untuk pendampingan belajar putra putrinya, menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan sumber belajar yang beranekaragam agar anak tetap dapat mengembangkan kemampuannya dengan mendampingi anak di rumah, dapat membangun kedekatan hubungan orang tua dan anak. Peran penting orang tua dalam mendampingi anak yaitu anak tidak merasa sendiri, orang tua sebagai penyemangat, mengembangkan potensi anak dan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk belajar daring.

Referensi
https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaslit/article/download/8797/5152
http://ejournal.idia.ac.id/index.php/maharot/article/download/347/168

Exit mobile version