PatiNews.Com – Kudus, Desa Lau yang terletak di Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus memiliki banyak UMKM yang potensial dan memiliki keunikan untuk dikembangkan dan dibina lebih lanjut. UMKM tersebut meliputi UMKM Manufaktur, Dagang, Jasa dan Agribisnis. Meski begitu, belum ada data yang menggambarkan letak spesifik tiap UMKM yang terdapat di Desa Lau.
“UMKM di Desa Lau itu sebenarnya sangat banyak, tetapi jika tidak ada pemetaan kita dari pihak Desa tidak bisa mengontrol dan mengkoordinir daerah mana saja yang dapat dijadikan sentra UMKM, saya ingin kedepannya tiap RW dapat saya jadikan sentra UMKM yang berbeda” ujar Heru Setiawan Budi Sutrisno, Kepala Desa Lau. Mengetahui permasalahan tersebut, mahasiswa akuntansi dan planologi dari tim KKN PPM Tematik ‘Pemberdayaan Wanita Kelompok Tani Ternak’ Universitas Diponegoro dalam bimbingan Ir. Bambang Sulistiyanto.,M.Agr.,Sc.,Ph. memiliki inisiatif untuk membuat sebuah peta persebaran UMKM yang berada di Desa Lau mengingat peran UMKM yang vital dalam mendorong pertumbuhan perekonomian desa.
Sebanyak 75 UMKM yang tersebar di 12 dukuh telah berhasil didata dan dipetakan dari survei yang dilakukan Tim mahasiswa pada 17 Juli 2017-1 Agustus 2017. “kami melakukan pendataan secara door to door ke setiap UMKM yang tersebar di 7 RW di Desa Lau dalam melakukan pendataan ini. Pendataannya sendiri membutuhkan waktu yang relatif lama yaitu dua minggu karena luas Desa Lau yang mencapai 8,23 kilometer persegi. Beberapa data yang diambil dalam pendataan ini meliputi nama usaha, modal, omzet, tahun pendirian dan pembinaan yang pernah didapatkan” ujar salah satu anggota Tim pemetaan UMKM.
Diharapkan dengan adanya peta UMKM ini pemerintah Desa Lau dapat memperoleh informasi bagi keperluan pemantauan, dan perencanaan program terkait UMKM di masa mendatang, peta UMKM juga dapat digunakan untuk mendukung banyak program perencanaan terkait peningkatan perekonomian di Desa Lau khususnya dan Kecamatan Dawe umumnya. Selain itu, dengan adanya informasi yang lengkap mengenai UMKM diharapkan dapat menarik minat investor untuk berinvestasi pada berbagai UMKM yang terdapat di Desa Lau.
(tm)
