Categories: Berita

Mengharukan, Kisah Mantan Kapolda Lampung Yang Menyayat Hati

Mengharukan, Kisah Mantan Kapolda Lampung Yang Menyayat Hati

Patinews.com – Jakarta, Ada yang berbeda dari Sang Jenderal Bintang Dua Irjen. Pol. Dr. Ike Edwin, M.H, Staf Ahli Bidang Sosial Politik Kapolri dalam menyambut kehadiran awak media di ruang kerjanya.

Mantan Kapolda Lampung kelahiran Jakarta, 11 Desember 1961 yang tidak pernah tergantung kepada ajudannya, Dang Ike (sapaan akrab Ike Edwin-red) menyambut kami secara langsung dengan suasana humaris dan penuh canda tawa, bersama tamu-tamu yang lain berbaur.

Namun sangat mengejutkan, ternyata kesuksesan Dan Ike ternyata berkat didikan Ayah tercintanya, Muhammad Bunyamin Suhaimi. Sungguh sangat menginspirasi dan membuat luluh kami yang mendengarkan.

“Saya belajar dari Bapak saya, Bapak saya suka peduli terhadap orang gila, kalau melihat orang gila telanjang di prapatan lampu merah dipanggil, lalu dimandiin dan diberi makan jika orang gilanya mau, lalu saya disuruh ambilkan baju yang paling bagus dan baju Beliau untuk orang gila tersebut”, ujar Dang Ike.

Tidak hanya itu Dang ike menuturkan pernah melihat orang tua berdagang jantung pisang dan tidak laku, lalu Ayahnya menghentikan mobilnya, dan berjalan kaki untuk membeli semua dagangannya. Kemudian dirinya diajak membawa dagangannya ke mobil lagi lalu berjalan dan bertemu tukang becak dan lain-lain, dan menawarkan apakah mereka mau sayuran jantung pisang, lalu Ayah Ike Edwin membagiakannya ke mereka yang mau menerima jantung pisang tersebut.

“Sejak kecil saya diajarkan peduli sesama dan Bapak mewariskan pesan bahwa rizky yang ada di kira bukan milik kita itu adalah dari Allah SWT dan ada hak orang-orang di dalam rizky yang kita terima”, kenang Alumnus Akpol 1985 tersebut.

Berkat binaan Ayah tersebut, Dang Ike mengisahkan bahwa dirinya tidak pernah memperlakukan pembantu dirumahnya sebagai pembantu dan selalu memperkrnalkan kepada tamunya sebagai saudara, bukan sebagai pembantu. “Makanya mantan pembantu saya pernah saya cari kenapa dia gak pernah silaturrahmi dan telepon saya, saya cari selama 40 Tahun dan baru ketemu 2 bulan kemarin di Tangerang. Lalu saya tanya kenapa nggak pernah telepon saya?? karena saya takut saya ada salah dengan pembantu saya”, urai mantab Wakapolda Sulsel 2011 tersebut kala mengenang mantan pembantunya Bibi Jumiah.

Warisan Akhlak mulia ayahnya hingga melekat sampai sekarang bahkan ketika mengemban berbagai amanah dan jabatan dari Tuhan. hal itu juga yang ditularkan kepada anaknya saat Dang Ike menyiapkan waktu setiap hari sabtu pulang ke lampung untuk memandikan Ibunda tercinta.

“Saya setiap sabtu pulang untuk memandikan Ibu saya, dan rutin pulang dari tugas sebagai Sahli Kapolri disini saya pulang dan saya mengajak anak saya untuk melihat, saya katakan nie Papa mandikan Nenek, nanti kalau Ayah sudah tua kamu akan merawat Ayah seperti ini atau akan meninggalkan Ayah??”, tanya Ike Edwin kepada Anaknya saat menceritakan aktivitas pribadi diluar dinas sebagai Polri.

Oleh karenanya dirinya selalu menganggap bahwa jabatan tidak patut dibanggakan justru sebagau ujian apakah akan bisa Amanah dengan jabatan tersebut.

“Apakah ketika saya menjadi Kapolda saya hebat?? apakah ketika jadi Gubernut itu harus disegani??? ditakuti??? justru saya menganggap saya adalah pelayan masyarakat, saya bahkan menyebut saya Babunya masyarakat saya tidak segan disebun babu masyarakat makanya saat menjabat Kapolda lampung saya siapkan Setiap hari Kamis warga boleh menghadap saya dan mengadu apa saja untuk saya selesaikan kadang dateng 40 orang kadang lebih banyak, cape juga tapi kan sudah tugas kita melayani warga dan program Kapolda Mendengar bahkanenjadi ajang masyarakat mengadu juga”, terang Mantab Kapolwiltabes Surabaya 2008 tersebut.

Nama Ike Edwin kini disebut-sebut menjadi Calon Gubernur Lampung 2018 terkuat namun Dang Ike menegaskan tidak akan maju karena tidak ada izin dari Kapolri dan masih Aktif sebagai Perwira Tinggi (PATI) di Polri. Antusias warga lampung memang sudah terlihat sejak Dang Ike dipindah tugaskan di Mabes Polri bahkan Masyarakat, Tokoh Adat dan Tokoh masyarakat mengharapkan bahwa Warga Lampung tak rela ditinggal Ike Edwin dan berharap Kapolri membatalkan SK mutasi Ike Edwin sebab hingga saat ini sosok Mantab Kapolda yang Low Profil tersebut sangat dirundukan masyarakat Lampung oada khususnya. (Patinews.com/ ZND)

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Catat, Listrik Gratis & Diskon 50% Hanya Untuk Warga Kurang Mampu (R1)

Catat, Listrik Gratis & Diskon 50% Hanya Untuk Warga Kurang Mampu (R1) Untuk membantu warga…

5 jam ago

Bahas RKPD, Pemkab Pati Gelar Musrenbang Online

Bahas RKPD, Pemkab Pati Gelar Musrenbang Online PatiNews.Com - Kota, Bertempat di ruang Command Center…

10 jam ago

Satu PDP di Pati Positif Covid-19, Dirawat di RSUD Moewardi Solo

Satu PDP di Pati Positif Covid-19, Dirawat di RSUD Moewardi Solo PatiNews.Com - Kota, Bupati…

12 jam ago

Jadi Lebih Pendek, Satlantas Polres Pati Ubah Jam Pelayanan SIM

Jadi Lebih Pendek, Satlantas Polres Pati Ubah Jam Pelayanan SIM PatiNews.Com - Kota, Sebagai salah…

17 jam ago

Ada Wabah, KUA di Pati Terapkan Protokol Menikah

Patinews.com – Kota, Ditengah pandemi, Kemenag berlakukan WFH (Work From Home). Namun, layanan publik non…

1 hari ago

Lindungi Petugas Medis, Ganjar Borong 10 Ribu APD

Patinews.com - Jateng, Demi keselamatan petugas medis, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memborong 10 ribu coverall atau…

1 hari ago