
Patinews.com – Kediri, Peringatan Isra’ mi’raj berlangsung di halaman Makoramil 11/Pare, dan aktifotas religi ini juga diikuti Danramil Pare, Kapten Arh Ajir, Kapolsek Pare, AKP Mustaqim, Camat Pare, Anik Muryani, M.Noval selaku Ketua Lazis AL Maromain Kabupaten Kediri serta anggota LVRI ,Pepabri dan PPAD yang tinggal di Kecamatan Pare dan Badas, jumat (21/04/2017)
“Peristiwa Isra’ mi’raj yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW, di dalamnya mengandung maksud dan hikmah yang dalam bagi umat Islam. Banyak hikmah dan kisah diceritakan oleh Nabi Muhammad SAW selama perjalanan tersebut, yang dapat dijadikan sebagai pelajaran bagi umatnya. Namun hasil yang terpenting dari perjalanan tersebut adalah perintah menunaikan shalat lima waktu sehari semalam, suatu amal ibadah yang mempunyai nilai tertinggi sebagai umat Islam,” kata Ust. Masyuda Almawwaz dari Malang, saat memberikan tausiyah yang juga dihadiri Kepala Desa se-Kecamatan Pare dan Badas ini.
Sebelum tausiyah berlangsung, Danramil Pare, Kapten Arh Ajir menyampaikan pesan persatuan kesatuan untuk saling menghargai dan menghormati agar kerukunan antar umat beragama tetap terjaga. Selain itu, tidak ada gunanya hidup saling membenarkan diri sendiri dan saling menyalahkan orang lain, ada baiknya duduk berdampingan dan saling menjalin silaturahmi.
“Bangsa ini bangsa yang besar, bangsa yang berkarakter agamis, bangsa yang memiliki keberagaman, tidak pantas ada segelintir kelompok dengan mengatasnamakan apapun, menyalahkan saudara muslim sendiri, dan lebih parah lagi mengkafir-kafirkan saudara seiman sendiri. Sudah seharusnya justru saling bertegur sapa, saling bersalaman, saling menolong, bukan malah sebaliknya, saling menghujat,” pungkas Ust. Masyuda Almawwaz.
Aktifitas religi ini tidak lepas dari agenda komunikasi sosial Koramil Pare yang ditujukan kepada tokoh masyarakat, tokoh agama dan aparat pemerintah yang ada di Kecamatan Pare dan Badas.