Mahasiswa KKN Tematik Universitas Tidar mengubah Limbah pasar menjadi Pupuk Organik Cair

Mahasiswa KKN Tematik Universitas Tidar mengubah Limbah pasar menjadi Pupuk Organik Cair

Banyaknya sampah organik di pasar tradisional Gabus yang menumpuk dan berserakan menimbulkan bau tidak sedap dan menjadi pemandangan tidak mengenakan. Hal ini menjadi tantangan mahasiswa KKN Tematik Universitas Tidar Kelompok 175 untuk mengubah limbah pasar tersebut menjadi sesuatu yang bermanfaat. Limbah yang tidak termanfaatkan tersebut kemudian diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat yaitu POC (Pupuk Organik Cair).
Sosialisasi mengenai pembuatan POC dari limbah pasar ini dilakukan pada hari Rabu, 25 Agustus 2021 yang ditujukan untuk masyarakat Desa Angkatan Kidul dan bertempat di Gedung Pemberdayaan Desa dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kegiatan sosialisasi diikuti oleh masyarakat setempat dengan antusias tinggi.
Mari simak bagaimana cara pembuatan POC dari limbah pasar oleh Mahasiswa KKN Tematik Universitas Tidar :
1. Siapkan alat berupa; penumbuk/blender, botol bekas minuman, selang, ember, saringan dan pengaduk.
2. Siapkan bahan yang akan digunakan berupa; tetes tebu, EM4, sampah organik, air kelapa dan air cucian beras.
3. Haluskan sampah/limbah organik dari pasar (sayur dan buah busuk) menggunakan blender ataupun penumbuk manual
4. Masukkan semua bahan yang telah disiapkan kedalam ember dan diaduk hingga semua tercampur
5. Siapkan 2 botol bekas dan sambungkan kedua botol menggunakan selang kecil yang disambungkan melalui tutup botol
6. Masukkan larutan yang sudah tercampur kedalam salah satu botol, dan botol yang masih kosong diisi dengan air biasa.
7. Fermentasi selama kurang lebih dua minggu dan disimpan ditempat yang aman
8. Apabila sudah difermentasi, ciri-ciri POC yang berhasil adalah aromanya yang unik seperti tape. Kemudian di saring dan POC siap digunakan. Penggunaan POC harus dicampur dengan air biasa dengan perbandingan 1 : 13

“Harapannya dengan adanya sosialisasi mengenai pembuatan POC masyarakat dapat mengolah limbah organik pasar yang semula tidak dimanfaatkan diubah menjadi produk yang memiliki manfaat dan nilai ekonomi yang tinggi, selain itu lingkungan juga menjadi lebih bersih dan merupakan suatu tindakan pertanian berkelanjutan karena POC ramah lingkungan,” ujar Finatun.

Exit mobile version