Kudur, Desa Penghasil Telo Madu di Winong Kidul Pati

Patinews.com – Winong, Desa Kudur yang terletak di Kecamatan Winong adalah salah satu penghasil Ketela rambat (jenis ubi madu .red) di Kabupaten Pati.

Namun, penanaman ketela rambat di Desa ini hanya bisa berlangsung satu kali musim tanam saja. Selain kendala untuk pengairan, petani juga mengaku hanya bisa melakukan penanaman ketela rambat hanya satu kali.

Masyarakat Desa Kudur yang memanfaatkan Musim Tanam ke-2 (MT2) setelah menanam padi untuk bercocok tanam ketela rambat, hal ini dilakukan karena tanaman ketela rambat tidak bisa tumbuh maksimal ketika kadar air tanah berlebihan. Menurut data yang dihimpun dari pemerintah kecamatan, luasan lahan penanaman ketela rambat ada 80 hektar pertahu, dengan hasil panen 17 sampai 20 ton tiap tahunnya.

Ketua gabungan kelompok tani (gapoktan) Desa Kudur, mengungkapkan, penambahan masa tanam untuk tanaman ketela rambat tidak bisa dilakukan, para petani juga pernah mencoba untuk melakukan penanaman 2 kali, tetapi untuk penanaman yang terakhir tidak bisa maksimal bahkan merugi.

Menurut para petani, selain terkendala pengairan ketika musim penanaman ketela rambat, adalah belum pernah ada penyuluhan terkait solusi agar warga bisa mengalami lebih dari 1 masa panen dalam satu tahun.

Menurut warga, untuk pengolahan hasil panen ketela rambat sudah ada upaya dari para ibu PKK untuk membuat ceriping ketela madu. Namun karena kondisi panen yang hanya 1 tahun sekali hanya bisa membuat ceriping saat panen ketela tiba saja tidak bisa dilakukan secara terus menerus.

Salah satu petani lain, Sahit, warga Desa Kudur mengatakan bahwa biaya dan hasil yang didapat petani sebetulnya lebih menguntungkan menanam ketela rambat dari pada menanam padi. Karena untuk satu kali tanam untuk lahan sekitar 3 hektar, hanya memerlukan biaya berkisar Rp 1.500.000 saja, dan ketika panen bisa mendapatkan uang berkisar Rp 3,5 juta.

“Dan untuk waktu pemanenan cenderung singkat, hanya membutuhkan 3,5 bulan,” imbuh Marsum warga Desa Kudur lainnya. (pn/ dok Humas).

Exit mobile version