Koramil Ngadiluwih Kediri Bersama Petani, Rehabilitasi Irigasi Non Permanen

Koramil Ngadiluwih Kediri Bersama Petani, Rehabilitasi Irigasi Non Permanen
Koramil Ngadiluwih Kediri Bersama Petani, Rehabilitasi Irigasi Non Permanen

Patinews.com – Kediri, Saluran irigasi non permanen yang terletak di Desa Seketi Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, Jawa Timur, hari ini dilakukan pengerukan kedalaman untuk merespon makin tingginya curah hujan yang akhir-akhir ini hampir setiap hari hujan di kawasan sekitar Kediri. Koramil 07/Ngadiluwih bersama para petani Desa Seketi melakukan kerja bakti di sepanjang aliran irigasi non permanen yang terhubung dengan kanal PG Ngadirejo, minggu (05/02/2017).

Luapan air sungai dari kanal PG Ngadirejo, cukup membawa dampak negatif bagi para petani, khususnya bagi yang memiliki lahan pertanian disekitar aliran-aliran yang terhubung langsung dengan kanal PG Ngadirejo, terutama di Desa Seketi, karena lokasi kanal PG Ngadirejo terletak di desa ini. Kanal PG Ngadirejo menjadi penopang bagi ratusan hektar lahan pertanian milik warga yang berada di 4 desa di Kecamatan Ngadiluwih, apalagi kanal ini juga terhubung langsung dengan Sungai Brantas.

Untuk menghindari genangan air akibat luapan sungai ,kedalaman dari saluran irigasi yang terhubung langsung dengan kanal PG Ngadirejo, diperdalam hingga 1 meter hingga 1,5 meter. Hal itu dilakukan agar buangan air dari aliran yang bersumber dari kanal PG Ngadirejo, dapat mengalir di sungai kecil yang melintang disepanjang Desa Seketi atau DAM kecil yang terletak dekat lokasi kerja bakti.

Menurut Bati Tuud Koramil Ngadiluwih, Peltu Sukoco, dengan kedalaman hingga mencapai 1 meter hingga 1,5 meter, secara otomatis luapan air yang ada di sepanjang saluran irigasi non permanen, tidak langsung tumpah di areal pertanian miik warga, melainkan sebagian akan terbuang di DAM kecil didekatnya. Sedangkan alokasi kerja bakti ,difokuskan pada saluran irigasi non permanen sepanjang 50 meter, atau berada pada jarak sekitar 200 meter arah barat kanal PG Ngadirejo. (Patinews.com/ Pendim Kediri)

Exit mobile version