Ketua Komisi C DPRD Pati Dorong Dana Pokir dan Bankeu Diprioritaskan untuk Perbaikan Jalan

Joni Kurnianto, DPRD Pati

Joni Kurnianto, DPRD Pati

PATINEWSCOM

Kerusakan jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Pati masih menjadi perhatian DPRD. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mendorong agar berbagai sumber anggaran, termasuk dana Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan dan Bantuan Keuangan (Bankeu) kepada desa, diprioritaskan untuk mempercepat perbaikan infrastruktur jalan.

Menurut Joni, kebutuhan anggaran untuk penanganan jalan masih cukup besar sehingga diperlukan dukungan dari berbagai skema pembiayaan.

“Termasuk juga kepada kami anggota dewan, agar dana pokir diupayakan untuk membantu perbaikan jalan,” ujar Joni.

Politisi Partai Demokrat itu menjelaskan, arahan serupa juga telah disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pati kepada pemerintah desa penerima Bantuan Keuangan (Bankeu). Saat penandatanganan pakta integritas bersama kepala desa se-Kabupaten Pati, bantuan tersebut diharapkan lebih banyak dialokasikan untuk pembangunan dan perbaikan jalan.

“Dulu Ketua DPRD menghadiri penandatanganan pakta integritas kepala desa penerima bantuan keuangan. Pak Ketua mengarahkan agar bantuan keuangan diprioritaskan untuk perbaikan jalan,” jelasnya.

Joni menilai musim kemarau menjadi waktu yang paling tepat untuk mempercepat pekerjaan perbaikan jalan. Pasalnya, pelaksanaan proyek pada musim hujan sering kali kurang optimal karena kondisi cuaca dapat mempercepat kerusakan kembali pada ruas jalan yang telah diperbaiki.

“Memasuki musim kemarau ini kami berharap perbaikan jalan segera direalisasikan. Kalau dikerjakan saat musim hujan, hasilnya kurang maksimal dan jalan berpotensi cepat rusak lagi,” katanya.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pati, DPRD, dan pemerintah desa dapat mempercepat penanganan jalan rusak di berbagai wilayah. Dengan dukungan anggaran dari APBD, Pokir, maupun Bankeu, perbaikan infrastruktur diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Exit mobile version