Kasdim Kediri : Jaga Komitmen Bhinneka Tunggal Ika

Kasdim Kediri : Jaga Komitmen Bhinneka Tunggal Ika
Kasdim Kediri : Jaga Komitmen Bhinneka Tunggal Ika

Patinews.com – Kediri, Pertemuan khusus dalam rangka Safari Bhinneka Tunggal Ika yang melibatkan perangkat desa / BPD se-Kecamatan Purwoasri, tokoh agama , dan tokoh masyarakat serta anggota LVRI yang berdomisili di Kecamatan Purwoasri. Pertemuan tersebut diadakan di Makoramil 17/Purwoasri dan dihadiri Kasdim Kediri, Mayor Inf Joni Morwantoto, Danramil Purwoasri, Kapten Inf M.Yunus, dan Camat Purwoasri, Agus Cahyono, Rabu (18/01/2017)

Safari Bhinneka Tunggal Ika ini sudah dilakukan sejak bulan nopember lalu (tahun 2016), atau tepatnya sebelum berlangsungnya gelar Nusantara Bersatu di Stadion Brawijaya Kota Kediri saat itu, dan hingga saat ini sudah ada 16 Koramil jajaran Kodim 0809/Kediri yang secara bergiliran mengadakan acara tersebut dengan mengundang elemen masyarakat setempat.

“Waspadai segala bentuk-bentuk atau tindakan-tindakan yang berbau provokatif, baik yang membawa embel-embel (latarbelakang) maupun yang mengatasnamakan rakyat. Kita harus cerdas mencermati segala peristiwa atau berita atau informasi yang beredar luas di masyarakat maupun media televisi, radio atau sosial. Pandangan sempit sudah tidak jamannya lagi, kita harus berpandangan luas dalam menyikapi segala sesuatu dengan bijak,” kata Kapten Inf M.Yunus.

Agus Cahyono berharap, warga yang berdomisili di Kecamatan Purwoasri, tidak boleh mudah terpancing emosi atau gampang menuduh sepihak tanpa bukti yang jelas, apalagi informasi yang diterima lebih mendorong pada fitnah, hujatan dan adu domba. Ketua RT dan Ketua RW harus selalu dekat dengan perangkat desa dalam mengetahui dan mengerti situasi terkini di lingkungannya masing-masing, bila perlu, memberikan informasi kepada Koramil atau Polsek, hal-hal yang dianggap penting berkaitan dengan keamanan dan ketertiban lingkungan dari masuknya isu-isu negatif.

“Bhinneka Tunggal Ika sudah ada jauh sebelum bangsa ini merdeka, atau lebih jauh lagi, sebelum masa kolonial, dan sesuai fakta sejarah, Kerajaan Majapahit sudah memperkenalkan Bhinneka Tunggal Ika dalam tatanan pemerintahan, yang sebelumnya juga ada kemiripannya ketika Kerajaan Sriwijaya berjaya di tanah air ini. Untuk itu, kita harus menjaga komitmen pada Bhinneka Tunggal Ika sebagai pemersatu segala perbedaan diantara kita, baik suku, adat, ras maupun agama,” kata Mayor Inf Joni Morwantoto.

Exit mobile version