Jalan Berlubang, DPRD Pati Desak Pemkab Segera Bertindak
PATI – Kondisi sejumlah ruas jalan di Kabupaten Pati yang mengalami kerusakan kembali menjadi sorotan DPRD Kabupaten Pati. Persoalan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati yang membahas hasil reses anggota DPRD tahun 2026.
Juru bicara DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, mengatakan, hasil reses menunjukkan masih adanya sejumlah persoalan pembangunan yang perlu segera mendapatkan perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah kondisi jalan berlubang di sepanjang jalur Pati–Tlogowungu dan wilayah Margorejo.
“Bidang pembangunan, perlu perbaikan jalan yang berlubang sepanjang Jalan Pati–Tlogowungu dan Margorejo untuk segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait,” ujar Muslihan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati.
Menurutnya, jalan merupakan salah satu infrastruktur vital yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat. Kondisi jalan yang baik tidak hanya menunjang kelancaran transportasi, tetapi juga memiliki dampak terhadap aktivitas ekonomi dan perdagangan.
Sebaliknya, jalan yang rusak dan berlubang dapat mengganggu mobilitas masyarakat, meningkatkan risiko kecelakaan, serta menghambat aktivitas ekonomi warga.
Jalan Rusak Tak Sekadar Ganggu Pengendara
Muslihan menilai perbaikan jalan perlu menjadi perhatian karena jalan merupakan penghubung berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari pendidikan, pekerjaan, perdagangan hingga sektor pertanian.
Terlebih, keberadaan lubang di badan jalan dapat memaksa pengendara melakukan manuver secara tiba-tiba untuk menghindarinya. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Karena itu, DPRD Pati berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera melakukan penanganan terhadap ruas jalan yang kondisinya membutuhkan perbaikan.
Perbaikan infrastruktur jalan, lanjutnya, diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi serta aktivitas pertanian di Kabupaten Pati.
Pelayanan Publik dan Bansos Juga Disorot
Selain persoalan infrastruktur, hasil reses DPRD Pati juga mencatat sejumlah aspirasi masyarakat di bidang pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga bantuan sosial.
Muslihan menyampaikan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan umum, khususnya dalam sektor pemerintahan, pendidikan, dan kesehatan.
“Supaya meningkatkan pelayanan umum di bidang pemerintahan dan pendidikan dan kesehatan,” lanjutnya.
