
PatiNews, Jepara – Pesta rakyat dalam rangka sedekah bumi desa Tulakan kecamatan Donorojo kabupaten Jepara provinsi Jawa Tengah di sambut meriah oleh para warga sekitar , dari beberapa kalangan, tua, muda maupun anak-anak. senin 1 agustus 2017.
Tradisi jembul Setahun sekali, setiap hari Senin Pahing bulan Apit penanggalan Jawa, sedangkan dalam penanggalan Hijriyah bulan Dzulkaidah. Sebagai tanda rasa syukur pada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki yang dilimpahkan pada penduduk Kademangan Tulakan, Ki Demang Barata mengadakan upacara syukuran yang kemudian dikenal dengan sedekah bumi. Arti kata sedekah bumi adalah sedekah (amal) dari hasil bumi yang diwujudkan dengan berbagai macam makanan kecil. Sebagai langkah untuk mengingat laku tapa brata yang dilakukan oleh Nyai Ratu Kalinyamat dalam menuntut keadilan atas kematian suaminya, Sunan Hadiri, yang dibunuh oleh Arya Panangsang. Sebelum sedekah bumi pada hari Senin Pahing, didahului manganan dipunden Nyai Ratu Kalinyamat, yaitu bekas pertapaan.
Pada hari Jumat Wage sesuai dengan riwayat yang menyebutkan bahwa kedatangan Ratu Kalinyamat untuk bertapa adalah Jumat Wage. Sebagai tanda bukti dan setia murid-murid Ki Demang Barata yang sudah memimpin pedukuhan, masing-masing mengantarkan makanan kecil ke rumah Ki Demang. Makanan kecil tersebut diletakkan dalam dua buah ancak dan di atas makanan kecil ditanamkan belahan bambu yang diirat tipis-tipis. Iratan tipis bambu tersebut melambangkan rambut jembul dengan diatur sedemikian rupa. Ancak dari rambut jembul dari iratan bambu tipis tersebut dinamakan Jembul Tulakan.
Jembul merupakan perlambangan dari ungkapan yang diucapkan oleh Ratu Kalinyamat waktu menjalani pertapaan yaitu Ora pati-pati wudhar tapaningsun, yen durung keramas getehe lan karmas keset jembule Aryo Panangsang yang dapat berarti tidak akan menyudahi tapa kalau belum keramas dengan darah dan keset rambut Aryo Panangsang.
Dalam sambutanya kepala desa tulakan H sutrisno berterima kasih khusunya kepada para warga yang sudah menyalurkan bantuan berupa saran pemikiran atau yang lain-lain, sehingga acara bisa berjalan tanpa ada hambatan suatu apapun.
Para warga yang hadir bahkan tidak bisa di hitung hamper seluruh warga desa tulakan hadir dalam acara tersebut. Sambutan yang selanjutnya di sampaikan oleh camat donorojo drs sutana menyampaikan dengan terselenggaranya prosesi jembul bisa membuka rezeki yang barokah dan bisa menjauhkan dari para mara bahaya. (faizin)