DPRD Pati Soroti Tanggul Sungai Ditanami Jagung: Berpotensi Picu Banjir Saat Debit Air Naik

Irianto Budi Utomo Anggota DPRD Kabupaten Pati

Irianto Budi Utomo Anggota DPRD Kabupaten Pati

PATINEWSCOM

Kondisi tanggul sungai yang dimanfaatkan untuk bercocok tanam mendapat perhatian Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Gerindra, Irianto Budi Utomo. Ia meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mempercepat rehabilitasi daerah aliran sungai guna mengurangi risiko banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah.

Menurut Irianto, peristiwa banjir yang terjadi pada Maret 2025 menjadi pelajaran penting bahwa kondisi infrastruktur pengendali banjir perlu mendapat perhatian lebih serius. Salah satu yang menjadi sorotannya adalah banyaknya tanggul sungai yang ditanami jagung maupun tanaman pakan ternak.

Ia menjelaskan, aktivitas tersebut berpotensi memengaruhi kekuatan struktur tanggul. Tanah yang terus diolah untuk bercocok tanam dapat menjadi lebih gembur sehingga lebih rentan mengalami longsor atau jebol ketika debit air sungai meningkat.

“Rehabilitasi aliran sungai harus dirawat. Karena kalau kita lihat di Sungai Juwana, saat musim kemarau tanggulnya banyak ditanami,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra itu menilai rehabilitasi sungai tidak cukup hanya dengan normalisasi alur sungai, tetapi juga harus disertai upaya menjaga fungsi tanggul agar tetap kokoh sebagai pelindung kawasan permukiman dan lahan pertanian.

Meski demikian, Irianto memahami bahwa masyarakat memanfaatkan tanggul sebagai lahan tanam untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Karena itu, menurutnya diperlukan solusi yang mampu menyeimbangkan kepentingan ekonomi masyarakat dengan aspek keselamatan dan mitigasi bencana.

Ia berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat menyusun langkah penataan kawasan bantaran sungai, termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga fungsi tanggul.

Dengan rehabilitasi yang dilakukan secara berkelanjutan serta pengelolaan daerah aliran sungai yang lebih baik, Irianto optimistis risiko jebolnya tanggul dan bencana banjir di Kabupaten Pati dapat ditekan sehingga keselamatan masyarakat lebih terjamin.

Exit mobile version